Trivia Sepak Bola

3 Alasan Memecat Massimiliano Allegri adalah Kesalahan Fatal untuk Juventus

Johan KristiandiJohan Kristiandi - Jumat, 17 Mei 2024
3 Alasan Memecat Massimiliano Allegri adalah Kesalahan Fatal untuk Juventus
Massimiliano Allegri (X)

BolaSkor.com - Juventus dikabarkan telah mengambil keputusan untuk memecat sang pelatih, Massimiliano Allegri. Setidaknya ada tiga alasan kenapa langkah tersebut adalah keputusan fatal.

Kabar pemecatan Massimiliano Allegri semakin berembus kencang. Kali ini, Fabrizio Romano mewartakan jika Allegri akan kehilangan posisinya sebagai pelatih Juve pada musim depan. Bahkan, Bianconeri telah merencanakan pemecatan Allegri sejak Februari.

"Satu-satunya detail saat ini adalah mengklarifikasi apakah Juve memutuskan memecat Allegri sekarang atau dalam kurun waktu 10 hari," tulis Fabrizio pada media sosialnya.

Baca Juga:

Berpisah, Massimiliano Allegri Tidak Akan Melatih Juventus Musim Depan

Komitmen Federico Chiesa untuk Juventus

Bawa Juventus Raih Gelar Coppa Italia, Allegri Masih Ragu Akan Dipertahankan

Namun, keputusan tersebut bisa menjadi bumerang bagi Juventus. Sebab, Allegri juga tidak bisa dikatakan gagal pada musim ini.

Berikut adalah tiga alasan kenapa memecat Max Allegri adalah kesalahan fatal yang dilakukan Juventus.

Mencapai Target

Sejatinya, Allegri telah melakukan tugasnya dengan baik pada musim ini. Mantan juru taktik AC Milan itu mencapai target yang dicanangkan manajemen Juventus.

Menurut Allegri, Juventus punya dua target pada musim ini. Pertama adalah kembali berlaga di Liga Champions dan juga juara Coppa Italia. Dua target itu berhasil tercapai.

"Meskipun tidak berhasil memperjuangkan Scudetto sampai akhir, tetapi kami berhasil lolos ke Liga Champions dan memenangi Coppa Italia," ujar Allegri kepada Sport Mediaset.

Dengan demikian, mendepak pelatih yang mencapai targetnya adalah sebuah anomali. Juventus seolah menutup mata atas apa yang diraih Allegri pada musim ini.

Tidak Banyak Tuntutan

Alasan lainnya adalah Allegri dikenal sebagai pelatih yang tidak banyak menuntut. Sikap tersebut sejatinya jarang ditemukan dari pelatih papan atas.

Meskipun menjadi satu di antara pelatih terbaik Italia saat ini, tetapi Allegri dikenal tidak banyak meminta kepada manajemen. Satu di antara contohnya adalah soal belanja pemain.

Allegri bersedia memanfaatkan yang tersedia. Ia dikenal punya kemampuan memaksimalkan potensi skuad.

Allegri menyadari jika keuangan Juventus tidak dalam kondisi baik-baik saja. Ia memilih memanfaatkan yang tersedia daripada merongrong.

Calon Pengganti Belum Teruji

Sejauh ini, Thiago Motta adalah calon terkuat pengganti Allegri. Namun, mantan pemain Inter Milan itu belum benar-benar teruji.

Juventus dikabarkan sudah memulai negosiasi untuk mendatangkan Thiago Motta yang saat ini menukangi Bologna. La Vecchia Signora terkesan dengan pencapaian Motta membawa Bologna berlaga di Liga Champions.

Namun, Motta belum benar-benar teruji. Ia baru pada fase awal karier sebagai pelatih.

Selain itu, menukangi Juventus akan jauh berbeda dibanding Bologna. Akan ada banyak tekanan dan ekspektasi.

Sebelumnya, Juventus pernah melakukan kesalahan ketika menunjuk pelatih yang kariernya baru seumur jagung. Ia adalah Andrea Pirlo. Meskipun memenangi dua trofi, tetapi Pirlo dianggap gagal membawa Juventus ke tempat lebih baik.

Juventus Trivia Sepak Bola Massimiliano Allegri
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

Life is too short, but i will live for you.
Posts

14.889

Berita Terkait

Ragam
5 Mantan Pemain Top di Eropa yang Kini Melatih Timnas di Euro 2024
Siapa saja kelima mantan pemain tersebut?
Arief Hadi - Minggu, 23 Juni 2024
5 Mantan Pemain Top di Eropa yang Kini Melatih Timnas di Euro 2024
Ragam
7 Fakta Menarik dari Kemenangan Portugal atas Turki
Portugal memastikan tempat di babak 16 besar Euro 2024.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Juni 2024
7 Fakta Menarik dari Kemenangan Portugal atas Turki
Italia
Demi Mason Greenwood, Juventus Tawarkan Federico Chiesa ke Manchester United
Juventus sangat menginginkan pemain sayap Manchester United, Mason Greenwood, dan bersedia memasukkan Federico Chiesa dalam kesepakatan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 22 Juni 2024
Demi Mason Greenwood, Juventus Tawarkan Federico Chiesa ke Manchester United
Ragam
3 Kesalahan Besar Gareth Southgate di Timnas Inggris
Berikut ini adalah tiga dosa besar Gareth Southgate di timnas Inggris setelah dua pertandingan awal Euro 2024.
Johan Kristiandi - Sabtu, 22 Juni 2024
3 Kesalahan Besar Gareth Southgate di Timnas Inggris
Ragam
Punya Darah Sepak Bola, 6 Anak Ikuti Jejak Ayah Bermain di Euro
Enam pemain mengikuti jejak sang ayah bermain di Euro 2024.
Arief Hadi - Jumat, 21 Juni 2024
Punya Darah Sepak Bola, 6 Anak Ikuti Jejak Ayah Bermain di Euro
Ragam
5 Pemain yang Tampil Mengesankan pada Matchday 1 Euro 2024
Jamal Musiala, Jude Bellingham, Arda Guler, N'Golo Kante, dan Federico Chiesa bersinar pada matchday 1 Euro 2024.
Johan Kristiandi - Rabu, 19 Juni 2024
5 Pemain yang Tampil Mengesankan pada Matchday 1 Euro 2024
Ragam
3 Alasan Portugal Calon Kuat Juara Euro 2024
Berikut ini adalah tiga alasan kenapa timnas Portugal jadi kandidat kuat juara Euro 2024.
Johan Kristiandi - Selasa, 18 Juni 2024
3 Alasan Portugal Calon Kuat Juara Euro 2024
Ragam
Para Pencetak Hat-trick dalam Sejarah Euro
Dalam 15 edisi Euro, hanya ada delapan hat-trick yang tercipta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Juni 2024
Para Pencetak Hat-trick dalam Sejarah Euro
Ragam
3 Alasan Belanda Tidak Akan Melaju Jauh di Euro 2024
Berikut ini adalah tiga alasan Belanda tidak akan melaju jauh di Euro 2024 setelah melihat pertandingan melawan Polandia.
Johan Kristiandi - Senin, 17 Juni 2024
3 Alasan Belanda Tidak Akan Melaju Jauh di Euro 2024
Ragam
Punya Perwakilan Terbanyak, Berikut 5 Pelatih Italia di Euro 2024
Ada lima pelatih dari Italia di Euro 2024.
Arief Hadi - Minggu, 16 Juni 2024
Punya Perwakilan Terbanyak, Berikut 5 Pelatih Italia di Euro 2024
Bagikan