Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Analisis

3 Alasan Inter Milan Berhasil Mengalahkan Juventus di Derby d'Italia

Berikut ini analisis kenapa Inter bisa mengalahkan Juventus.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 05 Februari 2024
3 Alasan Inter Milan Berhasil Mengalahkan Juventus di Derby d'Italia
Inter Milan (Twitter Inter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Inter Milan meraih kemenangan tipis 1-0 melawan Juventus pada pertandingan lanjutan Serie A 2023-2024, di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (5/2) dini hari WIB. Ada sejumlah alasan yang membuat Nerazzurri mengalahkan sang rival bebuyutan.

Inter Milan yang berada di puncak klasemen menjauh dari kejaran Juventus. Gol bunuh diri Federico Gatti pada menit ke-37 membuat La Beneamata unggul empat poin dari La Vecchia Signora.

Baca juga:

Nostalgia: Ketika Antonio Conte dan Arturo Vidal Jadi Judas di Derby d'Italia

Hasil Pertandingan: Inter Milan Menjauh dari Juventus, Derby Madrid Berakhir Imbang

7 Pemain Termahal Serie A pada 2024

Kemenangan Inter tersebut diraih dengan tidak mudah. Nerazzurri mendapatkan perlawanan sengit dari Juventus.

Menilik jalannya laga, setidaknya ada tiga alasan yang membuat Inter berhasil mengalahkan Juventus seperti di bawah ini:

Meredam Dusan Vlahovic

Dusan Vlahovic menjadi pemain Juventus yang paling berbahaya. Hebatnya, Inter berhasil meredam ketajaman eks Fiorentina itu sepanjang pertandingan.

Juventus jelas mengandalkan Vlahovic sebagai mesin gol melawan Inter. Ia berduet dengan Kenan Yildiz di sektor serang.

Dengan komposisi tiga pemain belakang, Inter membuat Vlahovic mati kutu. Vlahovic tidak punya banyak peluang melepaskan tembakan.

Kredit layak diberikan kepada Francesco Acerbi yang punya tugas khusus menjaga Vlahovic. Ia menggunakan pengalamannya untuk memenangi duel kontra Vlahovic.

Penguasaan Lini Tengah

Alasan kedua adalah penguasaan di lini tengah. Para gelandang Inter menandingi pemain Juventus yang dikenal mengandalkan kekuatan fisik.

Trio gelandang Inter, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, dan Henrikh Mkhitaryan bermain dengan solid. Mereka mengalirkan bola dengan baik ke seluruh penjuru lapangan.

Selain itu, bek sayap Inter yang turut maju ke depan juga membuat pilihan mengoper bola semakin lebih banyak. Bahkan, gol Inter bermula dari serangan dari sektor kiri pertahanan Juventus.

Peran Calhanoglu juga sangat menonjol. Bermain penuh, gelandang asal Turki itu menorehkan 106 umpan dengan akurasi mencapai 94 persen. Selain itu, Calhanoglu juga tujuh kali merebut kembali bola.

Pergantian Pemain yang Tepat

Faktor lain yang membuat Inter menekuk Juventus adalah pergantian pemain yang tepat. Simone Inzaghi melakukan pergantian ketika memang dibutuhkan.

Pergantian pertama Inter langsung dilakukan oleh dua pemain. Federico Dimarco dan Matteo Darmian digantikan oleh Carlos Augusto dan Denzel Dumfries.

Pergantian itu sangat penting karena Dimarco dan Darmian mulai kelelahan. Selain itu, Juventus juga mulai meningkatkan serangan dari sektor sayap.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Inzaghi juga memasukkan Marko Arnautovic untuk menggantikan Marcus Thuram pada menit ke-77. Selain memberikan tenaga segar di sektor gedor, Arnautovic juga berguna untuk mempertahankan bola lebih lama. Hal itu penting bagi Inter yang sedang unggul.

Pergandingan terakhir Inter adalah Nicolo Barella dan Alessandro Bastoni yang ditarik keluar pada menit ke-89. Kemudian, pemain yang masuk adalah Davy Klaassen dan Stefan de Vrij.

Pada momen jelang akhir laga, penting untuk menjaga fokus. Oleh karena itu, Inzaghi memasukkan dua pemain untuk memberikan tenaga baru yang masih fokus.

Inter Milan Juventus Breaking News Trivia Sepak Bola Serie a Derby d'Italia

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Luis Milla dipastikan bukan pelatih Dewa United Banten FC untuk Super League 2026/2027. Osmar Loss menjadi kandidat terkuat pengganti Jan Olde Riekerink.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Bagikan