3 Alasan Chelsea Masih Jadi Momok untuk Manchester City

Berikut ini adalah tiga alasan kenapa Chelsea masih jadi momok untuk Manchester City:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 23 September 2021
3 Alasan Chelsea Masih Jadi Momok untuk Manchester City
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City akan bertamu ke markas Chelsea pada laga pekan keenam Premier League 2021-2022, di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (25/9). Belakangan ini, Chelsea kerap menjadi momok untuk Man City.

Ketika tim Inggris lainnya kesulitan menekuk Manchester City, Chelsea punya cerita berbeda. Dari enam pertandingan terakhir, The Blues menorehkan empat kemenangan dan dua kalah. Bahkan, tiga pertandingan terakhir selalu usai dengan raihan tiga poin.

Baca Juga:

6 Talenta Muda yang Dapat Menyita Perhatian di Piala Liga

5 Tim di Musim 2021-2022 dengan Kedalaman Skuad Terbaik di Eropa

4 Alasan Chelsea dan Manchester City Pantas Mendapatkan Label Kandidat Juara

Tak pelak, muncul pertanyaan kenapa Chelsea menjadi tim yang sulit dikalahkan oleh Manchester City. Padahal, The Citizens menguasai kompetisi dalam negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Berikut ini adalah tiga alasan kenapa Chelsea masih jadi momok untuk Manchester City:

Materi Pemain Tak Kalah Berbintang

Chelsea

Manchester City terus memperkuat diri dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pada sisi lain, hal yang sama juga dilakukan Chelsea dengan sokongan dana dari Roman Abramovich.

Manchester City merupakan klub Premier League paling boros di bursa transfer dalam 10 musim terakhir. Usai Sheikh Mansour membeli saham, The Citizens berubah menjadi tim bergelimang harta.

Contohnya adalah pada musim ini. Man City diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Ruben Dias, Bernardo Silva, Raheem Sterling, Kevin De Bruyne, Jack Grealish, dan Gabriel Jesus.

Namun, hal yang sama juga dilakukan Chelsea. Bisa dibilang, Chelsea adalah klub Inggris yang paling mendekati Man City dari sisi pengeluaran di bursa transfer.

The Blues punya sejumlah pemain bintang lima seperti Thiago Silva, Jorginho, Kai Havertz, Saul Niguez, Christian Pulisic, Timo Werner, dan Romelu Lukaku.

Oleh karena itu, secara kualitas, Chelsea tidak kalah dengan Manchester City. The Blues kerap menghadirkan mimpi buruk untuk Man City.

Thomas Tuchel di Belakang Kemudi

Man City

Meskipun Manchester City memiliki Pep Guardiola yang berada di kursi manajer, tetapi Chelsea juga punya jagoan taktik lainnya yakni Thomas Tuchel.

Pelatih 48 tahun itu langsung memberikan dampak positif usai menggantikan Frank Lampard. Tuchel membawa The Blues meraih gelar Liga Champions pada musim pertamanya.

Selain itu, Tuchel membuat Chelsea bermain solid dengan formasi tiga bek. Padahal, taktik tersebut tidak lazim dimainkan di Inggris.

Guardiola pun angkat topi melihat apa yang dilakukan Tuchel di Chelsea. Baginya, Tuchel adalah sosok berpengaruh di balik capaian The Blues.

"Kenapa Chelsea bermain sangat bagus? Itu karena mereka punya tiga bek tengah yang berdekatan. Mereka juga punya gelandang bertahan, gelandang serang, dan dua striker yang sangat-sangat dekat," papar Guardiola seperti dinukil BT Sport.

"Itulah mengapa Anda tidak bisa mendekat karena mereka mendorong Anda melebar. Selain itu, Chelsea juga punya banyak pemain tengah yang bagus. Itulah alasan sulitnya menghadapi tim yang menginginkan bola dan bermain dengan bola," sambungnya.

"Saya pikir itu sangat besar (pengaruh Tuchel). Saya melihat pertandingan pertama yang ia lakukan melawan Wolves. Namun, saya sudah melihat pola ketika menghadapinya saat masih di Mainz dan Borussia Dortmund," urai mantan pelatih Bayern Munchen itu

"Saya tahu dia akan melakukannya dengan cepat dan sangat bagus di Chelsea," jelas Guardiola.

Prestasi di Domestik dan Eropa

Chelsea

Jika sejauh ini kemampuan Manchester City baru teruji di level domestik, Chelsea sudah melangkah lebih jauh. The Blues memiliki catatan prestasi di kompetisi Eropa.

Hingga saat ini, mimpi Man City yang belum bisa diwujudkan adalah juara Liga Champions. Man City kerap gagal meskipun mencapai babak-babak akhir.

Sementara itu, Chelsea bisa membanggakan diri. Chelsea mengoleksi dua titel Liga Champions, dua trofi Liga Europa, dan dua gelar Piala Super Eropa.

Oleh karena itu, beban Chelsea juara di Eropa lebih kecil daripada Man City. The Blues pun bisa fokus untuk meraih gelar Premier League, titel yang terakhir kali direngkuh pada musim 2016-2017.

Chelsea Manchester City Breaking News Premier League Trivia Sepak Bola
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

Experienced Journalist with a work history in the online media industry of more than 7 years.
Posts

18.232

Berita Terkait

Inggris
7 Fakta Menarik Duel Bournemouth vs Liverpool: The Cherries Jadi Lumbung Gol The Reds
Laga Bournemouth melawan Liverpool akan tersaji pada pekan ke-23 Premier League 2025-2026 di Vitality Stadium.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 24 Januari 2026
7 Fakta Menarik Duel Bournemouth vs Liverpool: The Cherries Jadi Lumbung Gol The Reds
Liga Indonesia
Pemain Brasil Terancam Jadi Korban Kedatangan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta
Alan Cardoso terancam dilepas Persija Jakarta pasca kedatangan Shayne Pattynama karena saat ini Macan Kemayoran surplus pemain di posisi bek kiri.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Januari 2026
Pemain Brasil Terancam Jadi Korban Kedatangan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta
Prediksi
Prediksi dan Statistik Bournemouth vs Liverpool: The Reds Buru Kemenangan Pertama di 2026
Bournemouth akan menjamu Liverpool di Vitality Stadium pada pekan ke-23 Premier League 2025-2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 24 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Bournemouth vs Liverpool: The Reds Buru Kemenangan Pertama di 2026
Liga Indonesia
Bikin Madura United Mati Kutu, Persija Awali Putaran Kedua dengan Meyakinkan
Persija mengalahkan Madura United 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1). Dua gol Macan Kemayoran dilesakkan dari titik putih.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Januari 2026
Bikin Madura United Mati Kutu, Persija Awali Putaran Kedua dengan Meyakinkan
Liga Indonesia
Dikenal Pemain Serbabisa, Shayne Pattynama Bisa Bantu Persija
Shayne Pattynama adalah pemain serbabisa yang dapat bermain sebagai bek kiri, sayap kiri, hingga gelandang bertahan.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Januari 2026
Dikenal Pemain Serbabisa, Shayne Pattynama Bisa Bantu Persija
Liga Indonesia
Penilaian Mauricio Souza soal Debut Alaeddine dan Fajar bersama Persija Jakarta
Fajar Fathurrahman dan Alaeddine Ajaraie mencatatkan debut untuk Persija Jakarta. Keduanya main di babak kedua saat Persija menjamu Madura United, Jumat (23/1).
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Januari 2026
Penilaian Mauricio Souza soal Debut Alaeddine dan Fajar bersama Persija Jakarta
Bulu Tangkis
Hasil Indonesia Masters 2026: 6 Wakil Indonesia Amankan Tempat di Semifinal
Satu tiket ke partai puncak Indonesia Masters 2026 sudah diamankan oleh wakil tuan rumah di sektor ganda putra.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 24 Januari 2026
Hasil Indonesia Masters 2026: 6 Wakil Indonesia Amankan Tempat di Semifinal
Hasil akhir
Hasil Serie A: Sempat Tertinggal Dua Gol, Inter Milan Hajar Pisa 6-2
Inter Milan makin mantab di puncak klasemen Serie A setelah mencatat kemenangan telak 6-2 atas Pisa di Giuseppe Meazza, Sabtu (24/1).
Yusuf Abdillah - Sabtu, 24 Januari 2026
Hasil Serie A: Sempat Tertinggal Dua Gol, Inter Milan Hajar Pisa 6-2
Berita
Mills Jalin Kolaborasi Strategis dengan Shin Tae-yong Academy
Mills resmi menjalin kerja sama dengan Shin Tae-yong Academy. Kerja sama ini berdurasi satu tahun.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Januari 2026
Mills Jalin Kolaborasi Strategis dengan Shin Tae-yong Academy
Inggris
Serius, Tottenham Hotspur Negosiasi untuk Full-back Liverpool, Andy Robertson
Menjelang deadline bursa transfer musim dingin 2026, Tottenham Hotspur berusaha merekrut bek kiri Liverpool, Andy Robertson.
Arief Hadi - Jumat, 23 Januari 2026
Serius, Tottenham Hotspur Negosiasi untuk Full-back Liverpool, Andy Robertson
Bagikan