Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alasan AC Milan Gemilang pada Awal Musim 2020-2021

Berikut ini adalah tiga alasan kenapa Milan tampil gemilang pada awal musim 2020-2021:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 26 Oktober 2020
3 Alasan AC Milan Gemilang pada Awal Musim 2020-2021
AC Milan (Twitter Milan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - AC Milan di luar dugaan bercokol pada posisi puncak klasemen Serie A 2020-2021. Ada beberapa faktor yang memengaruhi penampilan Milan.

AC Milan melibas empat laga Serie A dengan kemenangan. Tak heran, Milan berada di puncak klasemen dan mulai dilabeli sebagai pesaing Scudetto.

Hebatnya, Milan juga belum kalah dalam 21 pertandingan sejak musim lalu. Grafik penampilan Milan menanjak usai kompetisi kembali dilanjutkan.

Baca Juga:

Didepak AC Milan, Lucas Paqueta Tidak Dendam

AC Milan Vs AS Roma, Kesaktian Rossoneri Usai Lockdown Menghadapi Ujian Berat

Pulih dari Virus Corona, Zlatan Ibrahimovic Siap 'Menggoyang' Derby della Madoninna

Pertanyaan besarnya adalah apa yang membuat Milan bisa berlari kencang seperti saat ini. Padahal, sebelumnya Milan kerap terseok-seok.

Berikut ini adalah tiga alasan kenapa Milan tampil gemilang pada awal musim 2020-2021:

1. Bursa Transfer Efektif

AC Milan

AC Milan hanya mengeluarkan 22,98 juta euro pada bursa transfer musim panas 2020. Namun, dengan uang tersebut, Rossoneri mendatangkan pemain yang dibutuhkan.

Posisi AC Milan pada awal bursa transfer jelas. Milan tidak bisa mengeluarkan terlalu banyak uang karena sedang dalam masa pemulihan keseimbangan finansial. Andai kembali melanggar kesepakatan dengan UEFA terkait FFP, Milan terancam dilarang berlaga di kompetisi Eropa.

Walhasil, Milan tidak leluasa di bursa transfer. Namun, dengan keterbatasan itu, Milan mampu mendapatkan pemain yang dibutuhkan.

Pemain termahal Milan pada bursa transfer musim panas 2020 adalah Sandro Tonali. Milan meminjam Tonali dari Brescia seharga 10 juta euro. Milan mengantongi klausul tebus untuk gelandang tim nasional Italia itu.

Sandro Tonali merupakan langkah besar Milan di lini tengah. Tonali digadang-gadang memiliki potensi bersinar seperti Andrea Pirlo.

Sementara itu, Milan juga mengatasi keterbatasan keuangan dengan meminjam pemain tanpa opsi tebus. Rossoneri menggaet Brahim Diaz dan Diogo Dalot. Kedua pemain itu menambah kedalaman skuad di pos serang dan bertahan.

Pujian pantas diberikan kepada Paolo Maldini dan Frederic Massara. Keduanya menjadi otak di balik transfer AC Milan.

2. Ramuan Taktik Stefano Pioli

AC Milan

Sejak datang ke Milan pada awal Oktober 2019, Stefano Pioli menghadirkan angin segar. Pioli membawa Rossoneri menjadi tim yang tampil solid.

Saat ini, taktik Pioli mulai berjalan sesuai dengan keinginannya. Pioli membangun tim dengan pakem 4-2-3-1. Dengan formasi itu, Rossoneri mencapai keseimbangan dalam menyerang dan bertahan.

Mantan pelatih Inter Milan itu sempat ingin disingkirkan pada awal musim. Milan telah menjalin kesepakatan dengan Ralf Rangnick. Namun, setelah perundingan panjang, akhirnya Pioli dipertahankan.

Kehebatan Pioli adalah memaksimalkan potensi skuad yang dimiliki Milan. Pelatih 55 tahun itu paham dengan cara meramu strategi dengan materi pemain yang tak terlalu berkilau.

3. Zlatan Ibrahimovic Makin Apik

Zlatan Ibrahimovic

Dua gol Zlatan Ibrahimovic pada derby della Madonnina menjadi bukti jika sang pemain merupakan bagian penting bagi AC Milan. Ibra terus bersinar di usia yang tak lagi muda.

Saat ini, Ibrahimovic telah berusia 39 tahun. Namun, penampilan Ibra masih tajam. Pada musim ini saja, Ibra mengemas empat gol dalam dua laga Serie A.

Ibra menjadi jawaban lini depan AC Milan yang sempat tumpul. Kedatangan Ibra pada Januari 2020 membuat Krzysztof Piatek tersingkir.

Tak hanya mencetak gol, kemampuan fisik Ibrahimovic juga layak mendapatkan acungan jempol. Pemain asal Swedia itu berhasil mengalahkan virus corona yang sempat mendera.

AC Milan Breaking News Serie a Trivia Sepak Bola

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

MotoGP
Mario Aji dan Veda Ega Sapa Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Keseruan ini dimulai dari Hotel Artotel, Senayan, Jakarta Selatan hingga Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
Mario Aji dan Veda Ega Sapa Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Piala Dunia
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Nimbus, si kucing peramal Piala Dunia 2026, memprediksi Prancis akan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga. Simak hasil ramalan, akurasi Nimbus, dan prediksi Superkomputer Opta.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Head to head Prancis vs Inggris jelang perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menunjukkan keunggulan Les Bleus. Simak rekor pertemuan, hasil enam laga terakhir, dan statistik kedua tim sebelum duel di Miami.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Liga Indonesia
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal absennya Andritany Ardhiyasa dari latihan Persija Jakarta. STY menyebut keputusan terkait sang kiper akan diumumkan resmi oleh klub.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Indonesia
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Bek anyar Persib Bandung asal Prancis, Gabriel Mutombo, mengaku terkesan dengan atmosfer tim, Bobotoh, dan kenyamanan Kota Bandung. Simak komentar lengkapnya usai menjalani latihan bersama Persib.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Piala Dunia
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Superkomputer Opta memprediksi Prancis lebih diunggulkan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak persentase kemenangan, rekor kedua tim, dan prediksi skor pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Piala Dunia
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Timnas Prancis dikabarkan kehilangan motivasi menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak alasan Les Bleus enggan bermain, potensi rotasi Didier Deschamps, serta dampaknya bagi FIFA Ranking dan perburuan top skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Persib Bandung membuka peluang merekrut pemain baru usai ditinggal bek Timnas Irak, Frans Putros. Pelatih Igor Tolic memastikan Maung Bandung masih aktif mencari pemain di bursa transfer.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Piala Dunia
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Harga tiket final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina mencapai Rp538 juta untuk kategori pertama. Nilainya bahkan melampaui rata-rata harga tiket Super Bowl LVIII dan Final NBA 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Piala Dunia
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Simak daftar lengkap peraih tempat ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022. Jerman menjadi negara dengan koleksi finis peringkat ketiga terbanyak dalam sejarah turnamen FIFA.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Bagikan