214 Ribu Orang Tanda Tangani Petisi Pengulangan Duel Argentina Vs Prancis
BolaSkor.com - Laga final Piala Dunia 2022 antara Argentina melawan Prancis rupanya masih meninggalkan cerita hingga saat ini. Menurut laporan yang beredar, lebih dari 200 ribu orang meminta duel tersebut diulang karena adanya indikasi kecurangan.
Final Piala Dunia 2022 berakhir dengan dramatis. Kedua tim saling berbalas gol sehingga laga ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Awalnya, Argentina memimpin 2-0 pada babak pertama melalui gol Lionel Messi dan Angel Di Maria. Kemudian, pada babak kedua Prancis mengejar dan menyamakan kedudukan 2-2 melalui dua aksi Kylian Mbappe.
Baca Juga:
Emiliano Martinez Ungkap Resep Tampil Brilian pada Adu Tendangan Penalti
Emiliano Martinez Bukan Target Bayern Munchen
Bantuan Emiliano Martinez di Balik Gol Penalti Paulo Dybala ke Gawang Prancis
Pada babak tambahan, Messi kembali membawa Argentina memimpin. Namun, hanya berselang beberapa menit, Mbappe kembali mencetak gol dan memaksakan laga ditentukan oleh tendangan penalti.
Pada saat tersebut Emiliano Martinez menjadi pahlawan. Ia menyelamatkan satu penalti Prancis dan satu lainnya melenceng. Sementara itu, keempat algojo Argentina semuanya sukses. Argentina pun meraih trofi Piala Dunia.
Rupanya, kubu Prancis sulit menerima kekalahan tersebut. Seorang suporter Prancis membuat petisi di MesOpinions untuk meminta FIFA mengulang laga tersebut.
Menurutnya, Argentina tidak berhak mendapatkan tendangan penalti. Selain itu, sebelum gol kedua Argentina tercipta, ada pelanggaran terlebih dahulu kepada Mbappe.
"Anda tangani dan bagikan secara massal untuk pertandingan yang akan diulang!" tulis petisi itu.
Pada saat berita ini ditulis, sudah ada 214.105 orang yang membubuhkan tanda tangannya. Targetnya adalah 500 ribu tanda tangan.
Kejadian seperti ini memang kerap ditemukan usai laga final. Namun, sejauh ini FIFA tidak pernah meresponsnya.
Johan Kristiandi
18.327
Berita Terkait
Eks Penyerang Malaga Sepakat Gabung Persib Bandung
Arsenal ke Final Piala Liga Inggris, Eberechi Eze Tak Sabar Main di Wembley
Indonesia Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Korsel hingga Australia
Mauro Zijlstra Bagian dari Proyek Jangka Panjang Persija Jakarta
Sebelum Batal Rekrut Mateta, Tiga Ahli Medis Berbeda Beri Peringatan kepada AC Milan
Persija Buka Peluang Mauro Zijlstra Kembali ke Eropa jika Ada Kesempatan
Martin Zubimendi Anggap Dirinya Tidak Dibutuhkan Real Madrid
Kecam Genosida, Pep Guardiola Tegaskan Keberpihakan kepada Palestina
Final Piala Liga Inggris Jadi Vitamin buat Arsenal untuk Arungi Sisa Musim
Bawa Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Belum Puas