Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

11 Fakta Menarik Argentina dan Polandia ke Babak 16 Besar

Argentina dan Polandia berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 01 Desember 2022
11 Fakta Menarik Argentina dan Polandia ke Babak 16 Besar
Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti. (Twitter FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Argentina dan Polandia berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Kepastian ini didapat usai kedua tim melakoni laga terakhir Grup C.

Argentina berhasil mengalahkan Polandia 2-0 di Stadium 974, Kamis (1/12) dini hari WIB. Dua gol kemenangan La Albiceleste dicetak Mac Allister (46') dan Julian Alvarez (67').

Hasil ini menempatkan Argentina memuncaki klasemen Grup C dengan 6 poin dari 3 laga. Unggul dua poin dari Polandia di posisi kedua.

Baca Juga:

Babak 16 Besar Piala Dunia 2022: Argentina Jumpa Australia, Prancis Ladeni Polandia

Hasil dan Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2022: Argentina Juara Grup, Polandia Dinaungi Keberuntungan

6 Fakta Menarik Prancis dan Australia Melaju ke Babak 16 Besar

Polandia
Wojciech Szczesny menepis tendangan penalti Lionel Messi. (Twitter FIFA)

Meski kalah, Polandia tetap lolos karena unggul selisih gol dari Meksiko, yang di pertandingan lainnya mengalahkan Arab Saudi 2-1.

Dengan begitu, Argentina akan bertemu runner-up Grup D Australia. Sedangkan Polandia ditantang juara bertahan sekaligus pemuncak klasemen Grup D, Prancis.

Keberhasilan Argentina dan Polandia melahirkan sejumlah fakta menarik. Apa saja itu? Berikut ulasannya yang disusun BolaSkor.com dari berbagai sumber:

1. Argentina selalu melaju mulus ke babak 16 besar, sejak terakhir kali gagal pada edisi 2002.

2. Argentina menjadi tim kedua setelah Prancis yang berhak meraih status juuara grup, namun pernah mengalami kekalahan. 2 kemenangan dan satu kekalahan.

3. Polandia untuk pertama kalinya lolos ke babak 16 besar setelah gagal di edisi 2018.

4. Liones Messi (35 tahun 159 hari) jadi pemain tertua sejak 1966 yang menciptakan 5+ peluang dan membuat 5+ dribel dalam pertandingan Piala Dunia. Ia mengalahkan seniornya, Diego Maradona saat melawan Nigeria pada 1994.

5. Lionel Messi jadi pemain dengan caps terbanyak membela Argentina yang berlaga di Piala Dunia (22 penampilan). Messi di urutan keempat setelah Lothar Matthäus (25 caps), Miroslav Klose (24 caps), dan Paolo Maldini (23 caps). Messi berpotensi mengalahkan semuanya karena Argentina masih melaju mulus.

6. Lionel Messi jadi pemain kedua sejak 1966 yang gagal mengeksekusi dua penalti (bukan saat adu penalti) dalam dua edisi Piala Dunia. Sebelumnya, Asamoah Gyan (Ghana) gagal mencetak dua gol penalti dalam empat kesempatan.

7. Wojciech Szczesny menjadi kiper kedua dalam sejarah (sejak 1966) yang menyelamatkan penalti di Piala Dunia sebelum kebobolan. Ia melakukannya setelah Joel Bats untuk Prancis melawan Brasil pada 1986.

8. Wojciech Szczesny telah menciptakan 9 saves.

9. Ada tiga penalti yang gagal di Grup C. Paling banyak dari grup lain. Ketiga pemain yang gagal penalti adalah Robert Lewandowski, Salem Al Dawsari, dan Lionel Messi.

10. Enzo Fernández (21 tahu 317 hari) jadi pemain termuda kedua Argentina yang menjadi starter di Piala Dunia setelah?Lionel Messi melawan Belanda di edisi 2006 (18 tahun 362 hari).

11. Julian Alvarez mencetak gol dalam debutnya sebagai starter di Copa Libertadores, Premier League, Liga Champions, Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona CONMEBOL, dan Piala Dunia melawan Polandia.

Argentina Timnas Argentina Polandia Timnas Polandia Piala dunia 2022 Breaking News Trivia Sepak Bola

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan