Maradona seharusnya bertindak sebagai komentator sebuah televisi Argentina pada laga kedua Grup A antara Brasil melawan Meksiko yang berlangsung di markas kebesaran Brasil, Estadio do Maracana, Rio de Janiero, Rabu (18/6) dini hari WIB. Namun, tanpa alasan yang jelas, pihak keamanan tak memperbolehkan sang legenda untuk masuk ke dalam stadion. Maradona pun kesal dan kemudian meninggalkan stadion. Pria yang terkenal dengan gol tangan Tuhannya itu akhirnya menyaksikan laga yang berkesudahan dengan skor imbang tanpa gol itu dari televisi di kamar hotelnya. "Saya tidak diperbolehkan masuk melihat pertandingan. Jadi, saya kembali ke hotel untuk menonton babak kedua. Saya telah melakukan apapun tapi mereka tidak membiarkan saya masuk," jelas pria 53 tahun itu kepada TycSport. "Seseorang berkata Anda tidak bisa masuk, jadi saya terpaksa menonton lewat televisi. Saya berharap, kami akan bisa mencari jalan keluar masalah ini karena saya ingin menonton Argentina di banyak pertandingan," ia melanjutkan. Sementara itu, FIFA melalui juru bicaranya mengatakan pihaknya tidak mengetahui permasalahan yang dihadapi Maradona saat akan masuk stadium. Menurutnya, mungkin saja Maradona ingin masuk melalui pintu khusus yang hanya orang tertentu boleh melewatinya. "Kami belum menerima laporan apapun. Saya telah membaca artikel tersebut dan kami telah mengeceknya. Selama ia masuk dengan akses media (dengan akreditasi yang dimilikinya), tidak ada masalah," jelas juru bicara FIFA yang enggan menyebutkan namanya. "Mungkin saja ia melalui suatu tempat dimana ia tidak memiliki akses yang diperlukan tapi kami tidak memiliki catatan itu, kami belum menerima pengaduan apapun darinya ataupun orang lain," ia memungkasi.
Waduh, Maradona Dilarang Nonton Langsung Piala Dunia 2014
BolaSkor - Minggu, 22 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Dampingi Meksiko, Korsel Terancam
Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Kalahkan Korsel, Afrika Selatan Cetak Sejarah dan Dampingi Meksiko
Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Rabu, 24 Juni 2026
4 Tim dengan Pertahanan Terbaik di Fase Grup Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026