Transfer Youssef En-Nesyri Batal, Juventus Alihkan Pandangan ke Randal Kolo Muani
BolaSkor.com - Juventus punya target baru setelah gagal mendatangkan Youssef En-Nesyri. Pemain yang masuk dalam radar Bianconeri adalah Randal Kolo Muani.
Sebelumnya, Juventus sedang dalam misi mencari striker anyar. Bianconeri menilai, performa dari para striker yang ada saat ini belum memuaskan.
Kebutuhan akan striker kian mendesak lantaran Dusan Vlahovic menderita cedera panjang.
Baca Juga:
Jadi Pemain Kunci Juventus, Khephren Thuram Emoh Hengkang ke Inter Milan
Statistik Menunjukkan Kebangkitan Juventus di Bawah Arahan Luciano Spalletti
Juventus Bantai Napoli 3-0, Luciano Spalletti Masih Minta Striker Baru
Satu di antara pemain yang membuat Juventus tertarik adalah Youssef En-Nesyri.
Juve dikabarkan sangat dekat untuk mendapatkan pemain asal Maroko berusia 28 tahun tersebut. Kesepakatan dengan Fenerbahce selaku klub En-Nesyri bernaung juga telah didapatkan.
Namun, transfer terhenti di tengah jalan. Kabarnya, En-Nesyri tidak yakin dengan formula peminjaman yang disodorkan Juventus.
Juventus Beralih ke Randal Kolo Muani
Walhasil, Juventus beralih ke rencana alternatif. Menurut Fabrizio Romano, pemain yang diincar Juve adalah Randal Kolo Muani.
Kolo Muani bukanlah nama baru. Sebelumnya, striker asal Prancis itu pernah dipinjamkan Paris Saint-Germain ke Juve pada musim kemarin.
Namun, upaya Juventus kali ini diyakini akan bertepuk sebelah tangan.
Sebab, Tottenham Hotspur selaku klub yang sedang menggunakan jasa sang striker tidak ingin Kolo Muani hengkang.
Selain itu, PSG selaku pemilik asli Kolo Muani juga kesal dengan Juventus setelah kesepakatan transfer pada musim panas kemarin batal terlaksana.
Kiprah Kolo Muani di Juventus
Sejatinya, Kolo Muani menjadi satu di antara pemain yang terlihat cocok dengan Juventus.
Memperkuat Juve pada awal 2025, pemain 27 tahun itu mengemas 10 gol dan tiga assist dalam 22 pertandingan.
Bagi Kolo Muani, pindah ke Juventus pada tengah musim kemarin juga membantu kariernya yang mengalami kesulitan di PSG.
Ia tidak banyak mendapatkan kesempatan bermain karena kalah saing dengan striker lainnya. Selain itu, faktor cedera juga menjadi batu sandungan.