Toni Kroos Klaim Barcelona Tidak Akan Juara Liga Champions
BolaSkor.com - Legenda Real Madrid, Toni Kroos, memprediksi Barcelona tidak akan menjadi juara Liga Champions pada musim ini.
Barcelona dalam jalur yang benar untuk meraih banyak prestasi pada musim ini. Barca baru saja meraih titel Piala Super Spanyol usai menumbangkan Real Madrid pada laga puncak.
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Racing Santander vs Barcelona: Pantang Terpeleset seperti Real Madrid
Resmi Gabung Barcelona, Joao Cancelo Tak Sabar Main di Camp Nou
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Sementara itu, di LaLiga, Barcelona unggul empat poin dari Real Madrid yang ada di posisi kedua.
Peluang di Copa del Rey pun masih terbuka karena Barcelona berada pada babak 16 besar.
Mimpi Meraih Gelar Liga Champions
Jika ada satu gelar yang sangat diinginkan Barcelona, Liga Champions menjadi jawabannya.
Bagaimana tidak, Barca sudah lama tidak mengangkat Si Kuping Besar. Terakhir kali Barca memenangi titel Liga Champions adalah pada 11 tahun lalu.
Oleh karena itu, Barcelona diprediksi akan memprioritaskan Liga Champions pada musim ini.
Upaya Barcelona Akan Sia-Sia

Toni Kroos dan Carlo Ancelotti (Foto: Getty Images)
Namun, Toni Kroos tidak melihat Barcelona memiliki kemampuan untuk menjadi juara Liga Champions musim ini.
Kroos meyakini langkah Barcelona akan terhenti ketika menghadapi tim-tim papan atas Eropa.
"Barcelona masih sangat senang dengan Piala Super Spanyol. Namun, sekarang Liga Champions akan datang di mana mereka bermain melawan tim-tim peringkat atas," ungkap Kroos pada siniar Einfach mal Luppen.
"Barcelona tidak akan memenangi gelar kontinental apa pun. Setidaknya itu menurut saya," lanjutnya.
Peluang Barcelona Meraih Gelar Liga Champions
Saat ini, posisi Barcelona di Liga Champions masih butuh banyak perjuangan untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
Barca terpaut dua poin dari peringkat kedelapan atau batas akhir tiket lolos langsung ke babak 16 besar.
Kuncinya adalah memaksimalkan dua pertandingan berikutnya melawan Slavia Praha (tandang) dan FC Copenhagen (kandang).
Raphinha dan kawan-kawan membutuhkan poin penuh pada dua laga itu untuk menjaga peluang.