Superkomputer Prediksi Juara Premier League: Peluang Arsenal Lebih dari 80 Persen
BolaSkor.com - Superkomputer Opta memprediksi pemenang Premier League musim ini setelah 23 pertandingan dilalui. Hasilnya, Arsenal berada di urutan tertinggi.
Pertarungan puncak klasemen Premier League 2025/2026 masih terbuka lebar.
Hasil minor yang diraih Arsenal membuat asa Manchester City kembali terbuka.
Baca Juga:
Arsenal dan 5 Tim yang Tidak Terkalahkan Selama Fase Liga atau Grup di Liga Champions
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Arsenal di Liga Champions: Sapu Bersih Kemenangan, Mencetak 23 Gol
Arsenal gagal menang pada tiga laga terakhir. Bahkan, satu di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Sementara itu, Manchester City sejatinya juga tidak konsisten. Skuad asuhan Pep Guardiola tersebut hanya meraih satu kemenangan dalam lima duel terakhir.
Kini, Arsenal hanya unggul empat poin dari The Citizens yang menduduki posisi kedua.
Aston Villa Jadi Kuda Hitam
Satu di antara tim yang berpotensi mengganggu dua klub di atas adalah Aston Villa. Sebab, saat ini Villa memiliki perolehan poin yang sama dengan Man City.
Unai Emery berhasil meracik tim yang solid bermodalkan sejumlah pemain yang didepak dari tim-tim besar.
Bahkan, Aston Villa kini unggul delapan poin dari Manchester United yang bercokol pada urutan keempat.
Siapa Juara Premier League Musim Ini?
Arsenal (Laman Resmi UEFA)
Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi yang dilakukan superkomputer Opta, Arsenal diunggulkan sebagai pemenang.
Posisi The Gunners yang masih menempati puncak klasemen setelah 23 pertandingan menjadi satu di antara tolok ukurnya.
Selain itu, Opta juga menghitung prakiraan hasil yang akan diraih Arsenal hingga akhir musim.
Menurut Opta, peluang juara skuad asuhan Mikel Arteta itu mencapai 81,5 persen.
Sementara itu, kans juara Aston Villa sebesar 9,39 persen, sedangkan peluang Manchester City mengangkat trofi menyentuh 8,94 persen.
Pada sisi lainnya, di luar tiga klub di atas, tidak ada tim dengan persentase kemenangan yang besar. Peluang masing-masing tim di bawah 1 persen.