Inggris Berita

Soal Pemecatan Ruben Amorim, Legenda Klub Salahkan Direktur Sepak Bola Manchester United

Arief Hadi - Sabtu, 10 Januari 2026

BolaSkor.com - Manchester United belum menemukan pelatih baru pasca memecat Ruben Amorim pada awal Januari ini.

Kursi kepelatihan saat ini ditempati secara interim (sementara) oleh legenda klub, Darren Fletcher, seiring rumor datangnya Ole Gunnar Solskjaer sebagai calon suksesor Amorim.

Pemecatan Amorim juga masih dibahas karena memicu pertanyaan besar, mengingat Man United masih tampil kompetitif untuk bersaing di empat besar Premier League.

Baca Juga:

Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United

Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United

Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru

Terlebih, Amorim melakukannya dengan kondisi skuad pincang pasca sejumlah pemain kunci absen dan mengandalkan produk akademi.

Dikecam Legenda Klub

Peter Schmeichel, legenda Man United, tidak habis pikir dengan pemecatan Amorim yang dilakukan di tengah musim.

Amorim dipecat tak lama setelah ia menyindir hierarki klub, menegaskan bahwa ia datang bukan sebagai pelatih Man United melainkan manajer, yang juga memiliki hak untuk mengetahui transfer klub - tidak sekedar melatih.

Disinyalir, Amorim menyindir Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, yang banyak mengintervensi tugas Amorim sebagai pelatih, dan ia juga yang menjadi alasan Amorim dipecat Man United.

Ruben
Ruben Amorim (Mirror)

"Saya benar-benar terkejut. Saya tidak menyangka hal itu akan terjadi, dan saya tidak mengerti. Saya masih tidak mengerti alasannya," kata Schmeichel kepada Viaplay.

"Ketika Anda berbicara dengan orang-orang dari dalam, mereka berkata, 'Sudah saatnya kami melakukan itu, kami tidak senang'."

"Tapi mengapa memilih momen itu? Momen itu, tidak masuk akal bagi saya. Mengapa? Mengapa sekarang? Mengapa tidak pada bulan Oktober, misalnya?"

"Jika Jason Wilcox merasa dihina oleh apa pun yang terjadi dalam pertemuan itu, maka bukan egonya yang menentukan atau memutuskan siapa manajernya."

"Mereka bisa berkata, 'Oke, itu tidak bagus. Sulit untuk bekerja dengan orang ini.' Apa pun yang mereka pikirkan, pilihlah waktu yang tepat."

"Dan mengapa membuat klub kembali terpuruk? Apa pun yang mereka lakukan sekarang, itu akan selalu membuat mereka kembali terpuruk," urai Schmeichel.

Bagikan

Baca Original Artikel