Perjalanan Los Rojiblancos di kancah Eropa musim ini terbilang cukup sukses. Menghuni Grup G bersama, Zenit St. Petersburg, Porto dan Austria Wina, pasukan Simeone melenggang mulus ke babak perdelapan final setelah tampil sebagai juara grup, dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara itu, Rossoneri sedikit terseok-seok di Grup H. Tampil sebagai runner-up, Milan hanya unggul satu poin dari peringkat tiga, Ajax Amsterdam. Catatan performa Balotelli dan kolega juga tak terlalu impresif, yakni mencatat dua kemenangan, dua imbang dan menderita satu kekalahan. Secara head to head, kedua tim ini belum pernah saling berhadapan di kompetisi Internasional. Meski begitu, Simeone tak ingin menganggap remeh AC Milan, yang memiliki sejarah panjang di arena Liga Champions. “Sejarah tidak dihitung dalam pertemuan ini. Lawan kami sebuah kelompok besar Eropa baik sebagai tim dan klub. Meski demikian, Atletico juga punya sebuah tradisi di kejuaraan. Besok para pmeain akan menulis bab baru dalam sejarah,” ungkap Simeone seperti dilansir situs resmi UEFA. “Ini akan menjadi permainan terbuka, kami bisa mengharapkan apapun. Ini sulit untuk memprediksi. Kami akan menghadapi kemungkinan terbaik Milan, dengan pemain yang sangat bagus dalam serangan balik dan bagus dalam mengeksploitasi ruang.” Pertandingan ini juga akan sangat spesial bagi Simeone, dimana San Siro adalah bukan tempat yang asing bagi pelatih berkebangsaan Argentina itu. Saat masih jadi pemain, Simeone sempat merasakan kerasnya atmosfer Liga Italia saat tampil dua musim bersama Inter Milan di stadion tersebut dari tahun 1997 hingga 1999. Seperti diketahui, Inter berbagi Stadion dengan Milan sebagai home base. Kemudian Simeone berlabuh ke Lazio selama empat musim pada tahun 1999, sebelum akhirnya kembali ke Atletico Madrid empat tahun kemudian. “Saya seperti berada di rumah (di San Siro) tapi saya tak akan bermain besok. Saya tinggal di beberapa tahun yang luar biasa, punya banyak teman di sini dan memiliki kenangan indah hari itu. Ini akan menjadi pertarungan fantastis untuk pemain saya, terutama dengan pertaruhan perempat final,” imbuh Simeone. “Bermain di San Siro adalah sebuah perasaan yang luar biasa untuk setiap pemain. Saya fokus pada laga ini. Kami tidak menganggap diri kami unggulan, kami harus menunjukkan kami lebih baik dari mereka di lapangan. Kami harus konsentrasi dan bermain dengan intensitas. Ini akan menjadi pertandingan hebat untuk para pendukung. Kedua tim akan bermain menyerang, jadi ini akan jadi penting untuk bertahan dengan baik dan tidak kebobolan.” Tukasnya.
Simeone Tak Peduli Sejarah Milan di Liga Champions
BolaSkor - Rabu, 19 Februari 2014
- #Diego Simeone
- #Atletico Madrid
- #Simeone Di Lazio
- #Simeone Di Inter Milan
- #Kenangan Simeone Di San Siro
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Julian Alvarez Blak-blakan Ungkap Ingin Tinggalkan Atletico Madrid
Rabu, 10 Juni 2026
Ada Udang di Balik Batu, Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez Bertujuan Menyulitkan Barcelona
Rabu, 10 Juni 2026
Ketika Atletico Mengejek Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez: Lebih Lucu dari Barcelona
Rabu, 10 Juni 2026
Real Madrid Konfirmasi Tawaran Sebesar 150 Juta Euro untuk Julian Alvarez Ditolak Atletico Madrid
Selasa, 09 Juni 2026
Kejutan, Pemain Seharga 150 Juta Euro yang Diincar Real Madrid adalah Julian Alvarez
Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Sabtu, 30 Mei 2026
Sindir Barcelona via Sosmed, Atletico Madrid Geram dengan Kebohongan soal Transfer Julian Alvarez
Jumat, 29 Mei 2026
Dilema Bernardo Silva, di Antara Barcelona dan Atletico Madrid
Jumat, 29 Mei 2026
Tawaran Pertama Barcelona untuk Julian Alvarez Menyentuh Rp2,07 Triliun
Senin, 25 Mei 2026
Rekap LaLiga 2025/2026: Juara, Daftar Wakil di Eropa, dan Tim Degradasi
PILIHAN EDITOR
Rabu, 22 Juli 2026
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Sederet Rekor Baru yang Terukir Pasca Berakhirnya Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Profil Kevin Keegan, Satu-satunya Pemain Inggris yang Meraih Dua Ballon d'Or
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Minggu, 19 Juli 2026
3 Skenario yang Dapat Menjadi Kunci atau Pembeda Laga Final Piala Dunia 2026
Minggu, 19 Juli 2026
Ketika 2 Juara Euro Mempertegas Dominasi dengan Titel Piala Dunia
Minggu, 19 Juli 2026
Evolusi Permainan Timnas Spanyol dari 2010 hingga 2026: Penguasaan Bola, Tiki-Taka, Transisi, dan Pertahanan Kuat
Sabtu, 18 Juli 2026