Sepanjang kariernya, Robben kerap kali dikritik akibat seringnya melakukan aksi diving atau berpura-pura terjatuh. Kritikan tersebut kian menjadi setelah pemain asal klub Bayern Muenchen disinyalir melakukan diving yang berujung pada hadiah penalti di akhir laga saat melawan meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2014. Robben sendiri telah menegaskan bahwa dia benar-benar dilanggar pada laga yang berkesudahan dengan skor 2-1 bagi kemenangan The Oranje itu. Namun, pelatih Meksiko, Miguel Herrera, tak sependapat dan menuding Robben beberapa kali melakukan aksi teatrikal dengan berpura-pura terjatuh dan menyebabkan timnya menelan kerugian. "Dalam beberapa hari terakhir ada banyak sekali pembicaraan mengenai saya yang berpura-pura terjatuh. Semua itu omong kosong. Saya dilanggar dari berbagai sisi. Beruntung, saya tak cedera," ungkap Robben seperti dilansir NOS. "Pada laga itu, saya berharap bisa melakukan perubahan. Tetapi, saya tak mendapatkan banyak kesempatan memegang bola," mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu menambahkan. Robben juga tak lupa menyematkan pujian kepada penjaga gawang Tim Krul, yang tampil sebagai pahlawan kemenangan pada babak perempatfinal melawan Kosta Rika di babak adu penalti. "Kami menggelar pesta di ruang ganti usai pertandingan itu. Kami sangat hebat pada adu penalti itu. Saya angkat topi kepada Tim Krul. Kemenangan ini menunjukkan bahwa kebersamaan kami sangat kuat," demikian Robben. Kini, tugas berat lainnya menanti Robben. Dia harus menghancurkan tembok besar Argentina untuk mencetak gol dan mengantar timnya melangkah ke partai final Piala Dunia 2014.
Robben Berang Dicap Jagoan Diving
BolaSkor - Senin, 07 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 22 Juni 2026
Manchester United Disarankan Segera Rekrut Bintang Belanda di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Reaksi Unik Gakpo dan Brobbey setelah Samai Rekor 12 Tahun Milik Robben-Van Persie
Minggu, 21 Juni 2026
Bantai Swedia, Belanda Tak Terkalahkan di Piala Dunia Sejak 2010
Minggu, 21 Juni 2026
Klasemen Terbaru Grup E dan Grup F Piala Dunia 2026: Kemenangan Membawa Belanda dan Jerman ke Puncak
Minggu, 21 Juni 2026
Rating Pemain Belanda vs Swedia: Cody Gakpo Nyaris Sempurna
Minggu, 21 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Cody Gakpo dan Brian Brobbey Trengginas, Belanda Sikat Swedia 5-1
Sabtu, 20 Juni 2026
Belanda Pede, Ronald Koeman Ungkap Kunci Utama untuk Bisa Bungkam Swedia
Sabtu, 20 Juni 2026
Victor Gyokeres dan Alexander Isak, Duet Penyerang Terbaik di Piala Dunia 2026?
Sabtu, 20 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Belanda vs Swedia: Oranje Tertekan jika Tak Menang
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026