Rapor Pemain Arsenal vs Manchester United: Kiper dan Striker Setan Merah Gemilang, The Gunners Banyak di Bawah Standar
BolaSkor.com - Berikut adalah rapor pemain yang tampil pada duel Premier League antara Arsenal melawan Manchester United. Berdasarkan penilaian, banyak pemain Setan Merah yang bermain impresif.
Manchester United melanjutkan tren positif setelah Michael Carrick berada di belakang kemudi.
Baca Juga:
Hasil Premier League: Dibungkam Manchester United 3-2, Arsenal Akhirnya Tumbang di Kandang
Arsenal vs Manchester United: Setan Merah Harus Seimbangkan Kepercayaan Diri dengan Kewaspadaan
Bertandang ke markas Arsenal di Emirates Stadium, The Red Devils pulang dengan tiga poin usai menang dengan skor 3-2.
Ketiga gol Man United dikreasikan Bryan Mbeumo (37'), Patrick Dorgu (50'), dan Matheus Cunha (87').
Sementara itu, Arsenal hanya membalasnya dua kali lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez (29') dan aksi Mikel Merino (84').
Lantas, siapakah pemain yang paling menonjol untuk Man United dan bermain paling buruk untuk Arsenal? Berikut adalah ulasannya:
Arsenal
Belakang: David Raya (4,6), Jurrien Timber (5,5), William Saliba (6), Gabriel (6,2), Piero Hincapie (6,2)
Tidak ada pemain yang menonjol dari barisan pertahanan Arsenal. Bahkan, beberapa di antaranya bermain di bawah standar.
Pertahanan Arsenal terlihat tidak memberikan tekanan seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Selain itu, penampilan David Raya yang kebobolan tiga gol juga mengundang kritik.
Gelandang: Martin Odegaard (6), Martin Zubimendi (5,8), Declan Rice (7,6)
Satu di antara penyebab Arsenal tumbang adalah barisan gelandang yang kalah saing.
Kondisi diperparah dengan blunder yang dilakukan Zubimendi.
Hanya Declan Rice saja yang menjalankan peran dengan baik.
Baca Juga:
Arsenal vs Manchester United: Setan Merah Harus Seimbangkan Kepercayaan Diri dengan Kewaspadaan
Arsenal vs Manchester United, Michael Carrick Apresiasi Pekerjaan Mikel Arteta
Striker: Leandro Trossard (6,5), Gabriel Jesus (6,5), Bukayo Saka (7,6)
Lini depan Arsenal tampil tumpul. Gabriel Jesus dan Leandro Trossard terlihat kesulitan menembus pertahanan Man United.
Arsenal terlalu mengandalkan Bukayo Saka yang menyisir dari sisi kanan.
Cadangan: Ben White (6,2), Eberechi Eze (6), Mikel Merino (7,5), Viktor Gyokeres (5,5), Noni Madueke (5,8)
Pemain cadangan yang dimainkan Mikel Arteta nyaris tidak memberikan dampak seperti yang diharapkan.
Hanya Mikel Merino yang bermain sesuai harapan dengan catatan satu golnya.
Manchester United
Belakang: Senne Lammens (8), Diogo Dalot (6), Harry Maguire (7), Lisandro Martinez (6), Luke Shaw (6,5)
Kemenangan Manchester United tidak terlepas dari barisan pertahanan yang bermain solid.
Senne Lammens layak mendapatkan apresiasi tinggi berkat rentetan penyelamatannya. Ia mengamankan empat tembakan Arsenal yang tepat sasaran.
Satu di antara penyelamatan terbaik Lammens adalah ketika menepis sundulan Martin Zubimendi.
Selain Lammens, Harry Maguire juga bermain impresif. Ia menjadi pemimpin di barisan pertahanan di tengah penampilan yang tidak terlalu maksimal dari Lisandro Martinez.
Gelandang: Amad (6,5), Bruno Fernandes (7,5), Patrick Dorgu (7,8), Kobbie Mainoo (6,5), Casemiro (6,2)
Dari barisan gelandang, Bruno Fernandes mengambil peran sentral. Ia menjadi motor permainan Man United.
Bahkan, gelandang asal Portugal itu menciptakan assist untuk Patrick Dorgu.
Kredit juga layak diberikan kepada Dorgu. Selain menjaga kedalaman, ia juga aktif membantu serangan. Walhasil, Dorgu mengemas satu gol.
Baca Juga:
3 Alasan Manchester United Akan Membuat Kejutan dengan Menumbangkan Arsenal di Emirates Stadium
Alasan Manchester United Langsung Umumkan Kepergian Casemiro
Nilai Arsenal Belum Sempurna, Mikel Arteta Waspadai Kebangkitan Manchester United
Striker: Bryan Mbeumo (7,7)
Bryan Mbeumo menunjukkan dirinya adalah striker berbahaya. Mbeumo kembali mencetak gol melawan tim-tim besar.
Kali ini, ia memanfaatkan kesalahan di barisan pertahanan Arsenal dengan baik.
Cadangan: Matheus Cunha (7,6), Benjamin Sesko (6), Noussair Mazraoui (6)
Dari bangku cadangan, Matheus Cunha memberikan dampak instan. Ia menjadi pahlawan kemenangan Setan Merah berkat golnya jelang peluit panjang.