Setelah awal yang berat untuk kampanye, les Rouge et Blanc telah kehilangan dua pertandingan terakhir mereka, setelah kekalahan 2-0 dari Lille, Monaco turun ke posisi tiga di Ligue 1 dengan poin 25, tertinggal satu poin oleh LOSC Lille dengan 26 poin. Monaco sendiri mengalami banyak kritik setelah banyak diberikan pengeluaran keuangan besar mereka selama musim panas. Namun Ranieri merasa kritik itu tidak adil, bahwa skuad baru yang dipromosikan sudah harus menanggung beban yang sama dengan juara Prancis PSG. "Kritik ini tidak adil. Tapi aku telah mengatakan itu, tidak mungkin untuk Monaco untuk melanjutkan seperti yang mereka lakukan di awal musim. Hanya PSG hanya bisa memikirkan memenangkan segalanya. Tim kami baik, tapi mari kita memberi mereka waktu untuk berkembang." kata pelatih asal Italia itu seperti dilansir goal.com. Ranieri yakin, setelah kalah dari ke Lille pada pekan lalau, Monaco akan ada reaksi perubahan saat betanding di kandang Evian TG pada matchday 13 akhir pekan ini. "Tim mengerti apa yang akan terjadi, saya yakin itu. Tapi reaksi akan menjadi penting. Pengalaman telah mengajarkan saya bahwa segala sesuatu tidak selalu berjalan dengan baik. Ada banyak liku-liku selama satu musim tapi saya pikir tim akan memainkan permainan yang baik. Mereka harus bermain di 120 persen, tapi itu butuh banyak tekad," kata Ranieri
Ranieri: Hanya PSG Yang Menangkan Segalanya
BolaSkor - Kamis, 07 November 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statisik Meksiko vs Republik Ceko: Duel Beda Kepentingan
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Panama vs Kroasia: Saling Sikut demi Tiga Poin
Selasa, 23 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Selecao das Quinas Menang Telak
Sabtu, 20 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Curacao: Duel Tim Terluka
Jumat, 19 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Amerika Serikat vs Australia: Berebut Puncak Grup D
Kamis, 18 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Misi Amankan Tiket 32 Besar
Kamis, 18 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Republik Ceko vs Afrika Selatan: Pertarungan Hidup Mati
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026