Tambahan empat gol saat menumpas Cardiff City 6-3 akhir pekan kemarin (23/3) membuat nama Suarez tak bergeming di daftar pencetak gol terbanyak liga musim ini, dengan catatan 28 gol. Jauh meninggalkan pesaing terdekat yang juga duet mautnya, Daniel Sturridge, yang baru mengemas 19 gol. Seakan terlahir kembali, sosok asal Uruguay itu berubah drastis secara mental bertanding dan perilaku di dalam lapangan. Jika kembali menilik ke belakang, orang hanya mengingat pemain 27 tahun itu sebagai seorang yang sering melakukan aksi diving, bahkan sempat lakukan tindakan tak terpuji saat mengigit tangan pemain Chelsea, Branislav Ivanovic, jelang musim 2012-13 berakhir. Atas aksinya tersebut, Suarez pun mendapat hukuman 10 larangan bertanding, lima laga di akhir musim tersebut dan lima pertandingan di awal musim ini. Namun lihat Suarez kini, berkat penampilan ciamik sepanjang musim, mantan pemain Ajax Amsterdam itu sanggat mengangkat permainan Liverpool. Hingga 30 laga berlalu, Liverpool bercokol do peringkat tiga klasemen dengan koleksi 65 angka – terpaut empat poin dari Chelsea di posisi puncak. “Sungguh menyenangkan untuk orang-orang melihat sisi lain Luis musim ini. Orang tidak melihat dia sebeneranya adalah seorang pendiam, pria yang rendah hati di luar lapangan yang menjadi seorang gladiator ketika dia melewati garis putih,” papar Rodgers seperti dilansir Mirror. “Tahun ini, dia menjadi contoh dari sebuah kecemerlangan. Di lapangan tak pernah dipertanyakan dan jika segala sesuatu dia telah meningkat pada level itu.” Ya, berkat permainan luar biasa Suarez musim ini, Rodgers semakin yakin anak asuhnya itu bakal merengkuh gelar pemain terbaik Liga Inggris musim ini. Namun demikian, pelatih berkebangsaan Irlandia Utara itu, gelandang Tim London Biru, Eden Hazard, jadi pesaing terberat Suarez dalam merengkuh gelar tersebut. “Tentu saja bagi dia itu menjadi kemajuan yang luar biasa dalam hidup dan kariernya jika dia mendapat gelar pemain terbaik tahun ini,” “Saya tidak bisa memikirkan alasan kenapa dia tak akan menang, tapi ada beberapa pemain hebat di sana – Hazard begitu luar biasa, dan pasukan kami sendiri, Steven Gerrard brilian, dan lihat juga Daniel Sturridge – tapi Luis konsisten, dari ketika dia kembali masuk ke dalam tim, sudah luar biasa.” Atas dasar performa cemerlang itu pula, Suarez sempat dijadikan kapten saat Steven Gerrard absen lantaran dibekap cedera pada pertandingan kontra Tottenham Hotspus di White Hart Lane Desember lalu. “Dia terus berada di atas pada setiap pertandingan. Dia pilar yang sangat kuat dari tim kami. Dia benar-benar dominan, itu sebabnya saya tak punya keraguan saat membuatnya jadi kapten.” Demikian Rodgers.
Kata-Kata Cantik Rodgers untuk Suarez
BolaSkor - Rabu, 26 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 26 Juni 2026
Luis Suarez: Saatnya Uruguay Tunjukkan Mentalitas 'Garra Charrua' saat Hadapi Spanyol
Senin, 22 Juni 2026
Pantang Menyerah, Liverpool Siapkan Tawaran Baru dengan Harga Fantastis untuk Yan Diomande
Jumat, 19 Juni 2026
Profil Victor Munoz, Eks Real Madrid Jebolan La Masia yang Jadi Rekrutan Pertama Andoni Iraola di Liverpool
Jumat, 19 Juni 2026
Liverpool Resmi Datangkan Victor Munoz dari Osasuna
Kamis, 18 Juni 2026
Belanda vs Swedia, Striker Liverpool Mengancam Pertahanan Oranje
Kamis, 18 Juni 2026
Aktifkan Klausul Pembelian Victor Munoz, Liverpool Kalahkan Newcastle United
Senin, 08 Juni 2026
Daniel Sturridge Hadirkan Kejutan di Episode Keempat Second Chance
Sabtu, 06 Juni 2026
Efek Domino Real Madrid Bidik Michael Olise: Bayern Munchen Ingin Wonderkid Liverpool
Jumat, 05 Juni 2026
Pepet Ketat RB Leipzig, Liverpool Tak Menyerah Kejar Yan Diomande
Jumat, 05 Juni 2026
Alasan Andoni Iraola Terima Tawaran Melatih Liverpool
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026