Josep Guardiola saat ini tercatat sebagai pelatih tersukses sepanjang masa Barcelona. Bagaimana tidak, selama empat musim masa kepemimpinannya, dari periode 2008 hingga 2012, pelatih berusia 43 tahun itu berhasil mempersembahkan 14 gelar, diantaranya tiga gelar Liga Spanyol dan dua trofi Liga Champions. Kala itu, Barcelona, berbekal gaya permainan umpan-umpan pendek cepat dengan membentuk segi tiga kecil yang biasa dikenal dengan sebutan Tiki-taka, sangat ditakuti oleh lawan. Dengan alasan ingin beristirahat sejenak dari dunia sepak bola, Pep meninggalkan Barca pada akhir musim 2011/2012. Kebetulan, pengunduran Pep itu terjadi hanya berselang beberapa hari steelah Barca disingkirkan Chelsea dari babak semifinal Liga Champions dengan agregat 3-2. Hal itu tak pelak menimbulkan persepsi di benak khalayak bahwa pengunduran Pep disebabkan alasan tersebut. "Ada banyak momen menyedihkan bersama Barcelona dan kekalahan melawan Chelsea adalah salah satunya. Kami kala itu jauh lebih baik dibandingkan sang lawan. Tapi, kami kebobolan gol yang tidak penting dan kami tersingkir sebelum kami menyadarinya," kenang Guardiola seperti dilansir Football-Espana. "Itu adalah kekalahan menyakitkan bagi saya. Bahkan, saya sempat berpikir untuk memutar waktu dan mengatur ulang tim. Ketika Anda sudah tak bisa lagi memotivasi pemain, maka itu adalah saat yang tepat bagi Anda untuk pergi," Pep menambahkan. Di dalam kelimbungan itu, Pep sempat berbincang-bincang dengan Sir Alex Ferguson di Swiss dan bertanya bagaimana bisa dia bertahan begitu lama. Pep sempat bimbang, namun akhirnya memutuskan bahwa musim 2011/2012 adalah musim terakhirnya bersama Barca. "Kami menikmati banyak kesuksesan. Empat belas gelar hanya dalam empat tahun. Itu adalah era terbaik yang pernah dimiliki Barcelona. Namun, ini bisa berbalik melawan Anda. Saya merasa bertambah berat untuk memotivasi diri saya dan tim saya sendiri," Pep memungkasi. Kini, Pep membesut raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Prestasi gemilang pun berhasil ia persembahkan. Bayern sejauh ini berhasil dibawanya meraih trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. The Bavarian juga menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Jerman.
Prestasi Mentok, Alasan Guardiola Tinggalkan Barcelona
BolaSkor - Rabu, 19 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 10 Juni 2026
Ada Udang di Balik Batu, Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez Bertujuan Menyulitkan Barcelona
Rabu, 10 Juni 2026
Ketika Atletico Mengejek Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez: Lebih Lucu dari Barcelona
Selasa, 09 Juni 2026
Thomas Tuchel Buka Suara tentang Bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona
Minggu, 07 Juni 2026
Blak-blakan, Bernardo Silva Mengakui Barcelona Mengirim Tawaran
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Sabtu, 30 Mei 2026
Anthony Gordon Gabung Barcelona, Bagaimana dengan Nasib Marcus Rashford?
Sabtu, 30 Mei 2026
Transfer Julian Alvarez Masih Sulit, Barcelona Mengamankan Bernardo Silva
PILIHAN EDITOR
Kamis, 11 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2022: Turnamen Penuh Kejutan yang Ditutup dengan Final Spektakuler
Rabu, 10 Juni 2026
5 Pemain Berstatus Bintang yang Baru Akan Jalani Debut di Piala Dunia
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Senin, 08 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2010: Fenomena Lagu Waka Waka dan Sejarah Sepak Bola Spanyol
Minggu, 07 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2006: Ketika Calciopoli dan Tandukan Zidane Tidak Mampu Membendung Magis Italia
Sabtu, 06 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2002: Kejutan Korea Selatan dan Kejayaan Brasil di Asia
Sabtu, 06 Juni 2026