Persis Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Rekor Buruk Terus Berlanjut hingga Terancam Sanksi Besar Akibat Flare
Bolaskor.com - Persis Solo benar-benar apes jelang akhir putaran pertama Super League 2025/2026.
Selain rekor buruk masih berlanjut, Persis Solo juga terancam mendapat hukuman berat dari komite disiplin PSSI.
Ancaman hukuman tersebut berkaitan dengan penyalaan puluhan flare oleh suporter ketika Persis Solo kalah 1-3 atas Persita Tangerang di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/1) sore.
Kekalahan itu membuat Laskar Sambernyawa sudah gagal meraih kemenangan dalam 15 laga beruntun. Para suporter tuan rumah ternyata sudah menyiapkan "kejutan" andai Persis Solo gagal menang lagi.
Flare yang kemungkinan sudah disimpan di stadion sehari sebelum laga menyala di tribun selatan, timur dan utara. Pertandingan sempat terhenti pada menit ke-84 ketika asap flare membuat pandangan pemain di lapangan terganggu.
Banyaknya flare yang menyala membuat Persis Solo kemungkinan tak sekadar dihukum uang tunai, namun juga laga kandang tanpa penonton.
Baca Juga:
Arti Penting Piala Super Spanyol bagi Barcelona
Hasil Super League 2025/2026: Sengit, Persib Bandung Gagal Kalahkan Persik Kediri di Brawijaya
Terkait aksi yang dilakukan para suporter, wakil kapten Persis Solo, Rian Miziar, memahami kekecewaan yang diluapkan dalam laga melawan Persita.
"Saya pikir ini sesuatu yang lumrah terjadi. Kalau dibilang pantas, mungkin mereka pantas mengekspresikan kekecewaan," kata Rian Miziar, Senin (5/1).
Selama lima tahun berseragam Persis Solo, Rian menilai para suporter setia Laskar Sambernyawa tak pernah melakukan tindakan anarkis. Aksi ini wajib dijadikan pengingat bagi klub agar segera bangkit.
"Menurut saya suporter Persis Solo salah satu suporter yang tertib. Dengan kejadian ini, para pemain, pelatih dan klub bisa mengambil hikmah buat kedepannya, tidak mencari sisi negatif, karena pemain, manajemen dan suporter itu satu kesatuan. Mereka bagian dari Persis Solo juga," lanjutnya.
23 Oknum Suporter Diamankan
Ternyata, jumlah flare yang menyala tersebut masih tergolong sedikit. Pihak kepolisian juga menemukan 72 flare, 6 smoke bomb dan 6 petasan hasil penggeledahan barang bawaan yang dibawa para suporter ke stadion pada hari pertandingan.
Para suporter yang membawa barang tersebut, termasuk yang terpengaruh minuman keras diamankan ke Mapolresta Surakarta.
"Dalam pengamanan pertandingan Persis Solo melawan Persita Tangerang ini, kami mengamankan sebanyak 23 oknum suporter Persis Solo yang kedapatan habis mengonsumsi minuman keras serta membawa petasan dan flare yang berpotensi membahayakan keselamatan penonton lainnya,” ujar Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo.
"Selanjutnya, para oknum suporter beserta barang bukti kami bawa ke Mako Polresta Surakarta untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku," lanjutnya.
Untuk laga kandang selanjutnya, Persis Solo akan menjamu dua tim papan atas, Borneo FC dan Persib Bandung. Sebelum itu, Persis Solo terlebih dahulu melakoni laga tandang melawan Semen Padang, Minggu (11/1) sore. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)