Persis Solo Kirim Sinyal Gaet Pilar Persib dan Persija?
Bolaskor.com - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengirimkan sinyal akan mendatangkan pemain lokal baru menuju jendela transfer tengah musim Super League 2025/2026.
Sinyal ini menguatkan rumor merapatnya Febri Hariyadi dan Alfriyanto Nico.
Persis Solo menjadi salah satu tim zona bawah yang belum memperkenalkan pemain baru, di tengah pergerakan tim-tim seperti Semen Padang, Persijap Jepara dan Madura United.
Semen Padang memperkenalkan tiga pilar asing, yakni Boubakary Diarra (Prancis), Ravy Tsouka (Kongo) dan Kianz Froese (Kanada) serta eks bek lokal PSIM Jogja, Asyraq Gufron Ramadhan.
Lalu, Persijap merekrut bek asal Prancis eks Ligue 1, Aly Ndrom dan gelandang asal Spanyol, Borja Herrera. Madura United juga telah merilis kehadiran dua pemain asal Brasil, Junior Brandao dan Riquelme Silva.
Baca Juga:
Hasil Super League 2025/2026: Bali United Kalahkan Arema FC, Persita Menang di Kandang Persis Solo
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Bungkam PSBS Biak 6-2, Persib Turun ke Peringkat 4
Sementara tim Persis Solo belum menunjukkan tanda-tanda akan memperkenalkan pemain baru. Padahal, mereka membutuhkan tenaga baru karena buruknya performa tim hingga melalui 15 laga tanpa kemenangan.
Terkait pergerakan tim-tim zona bawah, Milomir Seslija tak mau berbicara banyak. Namun ia mengirim sinyal bahwa Persis Solo tak sekadar ingin mendatangkan pemain asing, namun juga nama lokal. Hal ini sejalan dengan rumor peminjaman Febri Hariyadi dari Persib Bandung dan Alfriyanto Nico Saputro dari Persija Jakarta.
"Mungkin klub-klub lain merasa cukup dengan pemain lokal dan mereka hanya mendatangkan pemain asing. Tapi karena kita masih ada dua pertandingan (di putaran pertama), kita akan melihat langkah setelah pertandingan," ucap Milomir Seslija di Stadion Manahan Solo.
Tak Mudah Dapatkan Pemain Baru

Alfriyanto Nico Saputro terlihat serius dalam sesi latihan Persija Jakarta. (Media Persija)
Namun begitu, pelatih yang akrab disapa Milo ini menilai tak mudah untuk mendatangkan pemain baru, di saat Persis Solo dalam posisi rawan terdegradasi ke kasta kedua.
Pilihan pemain juga tak banyak mengingat jendela transfer tengah musim hanya menawarkan kontrak jangka pendek.
Ketika mendatangkan banyak pemain baru pun, tantangannya menjadi tak mudah karena persiapannya sangat mepet.
Situasi ini berbeda ketika Milo berhasil menyelamatkan Persis Solo dari zona degradasi dan menduduki peringkat tujuh di akhir klasemen Liga 1 2023/2024.
"Kondisi ini berbeda ketika saya datang beberapa musim lalu. Saya masih ada waktu 20-30 hari untuk kedatangan pemain. Sekarang mungkin tidak banyak pemain yang ingin datang karena kami ada di bawah, dan mungkin juga tidak banyak pemain yang mau datang untuk bermain lima bulan saja, tetapi kita akan lihat seperti apa," jelas Milo. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)