Pelatih Leeds Tuding Donnarumma Pura-pura Cedera, Bagian dari Akal-akalan Guardiola
BolaSkor.com - Pelatih Leeds United Daniel Farke menuduh kiper Manchester City Gianluigi Donnarumma berpura-pura cedera saat timnya mendapatkan momentum bangkit.
Pada laga di Etihad, Sabtu (29/11) malam WIB, Leeds mengawali pertandingan dengan sangat buruk dengan Phil Foden mencetak gol di menit pertama dan Josko Gvardiol menggandakan keunggulan tuan rumah sebelum jeda.
Namun, Leeds bangkit selepas jeda setelah perubahan taktik dan formasi, dengan Dominic Calvert-Lewin mencetak gol segera setelah babak kedua dimulai.
Baca Juga:
Usai Kalahkan Leeds, Man City Bersiap Hadapi Laga Tandang Berat, Lawan Fulham
Hasil Pertandingan: Barcelona Salip Real Madrid, Manchester City Menang Dramatis
Liga Champions: Eksperimen Pep Guardiola Berakhir Petaka untuk Manchester City
Saat City tampak kesulitan mengatasi perubahan, kiper tuan rumah Gianluigi Donnarumma harus menjalani perawatan.
Kesempatan ini memungkinkan pelatih City Pep Guardiola memanggil para pemainnya ke pinggir lapangan dan memberikan instruksi baru.
"Semua orang tahu kenapa dia jatuh," kata Farke tentang Donnarumma dikutip dari BBC Sport.
"Itu bukan masalah besar. Alasan dia jatuh sudah jelas."
"Itu masih dalam aturan, cerdas. Apakah saya suka? Apakah masih dalam konteks fair play? Jika memang harus seperti ini, terserah pihak berwenang untuk mencari solusi," lanjut Farke.
"Saya bertanya kepada wasit keempat, apakah Anda ingin melakukan sesuatu. Tangan kami terikat."
“Kita perlu mendidik para pemain mengenai apa yang harus dilakukan dalam konteks fair play dan sportivitas," ujar Farke.
"Jika kita mencoba membelokkan aturan dan bahkan membuat cedera palsu demi melakukan team talk tambahan, secara pribadi saya tidak menyukainya."
Jeda Krusial buat City

Perubahan taktik Guardiola memang tidak langsung membuahkan hasil karena Leeds bisa menyamakan kedudukan lewat gol Lukas Nmecha pada menit ke-69.
Namun, City mulai menemukan kembali permainan mereka hingga Foden mencetak gol kemenangan pada menit ke-91.
Foden mengatakan bahwa timnya baru bisa mendapatkan ketenangan setelah Guardiola mengumpulkan para pemain saat Donnarumma mendapatkan perawatan.
"Kami benar-benar kesulitan mengendalikan permainan. Lalu kami punya kesempatan berkumpul di sisi lapangan dan mengubah beberapa hal, dan setelah itu semuanya membaik," ujar Foden.
"Jeda singkat itu krusial untuk memperbaiki keadaan."
"Pelatih mengubah cara kami menekan dan bermain. Anda bisa melihat sejak kami berdiskusi, segalanya menjadi jauh lebih baik. Itu krusial untuk membantu kami melaju dan memenangkan pertandingan," lanjut Foden.
Setelah pertandingan, Guardiola mengatakan dia yakin cedera Donnarumma memang serius.