Spanyol Berita

Menilik Performa Xabi Alonso sebagai Pelatih Real Madrid: Keok pada Beberapa Laga Besar

Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026

BolaSkor.com - Xabi Alonso kehilangan jabatannya sebagai pelatih Real Madrid. Lantas, apakah kiprah Alonso di Los Blancos memang seburuk itu?

Real Madrid mengambil langkah agresif dengan mendepak sang pelatih, Xabi Alonso.

Baca Juga:

Xabi Alonso Kirim Pesan Mengharukan Usai Berpisah dengan Real Madrid

Deretan Pelatih yang Kariernya di Real Madrid Hanya Seumur Jagung: Xabi Alonso Terbaru

Dari Awal, Xabi Alonso Tak Cocok Melatih Real Madrid

Langkah tersebut diambil usai Vinicius Junior dan kawan-kawan kalah melawan Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Kini, Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa untuk menjadi pelatih utama.

Xabi Alonso Memikul Harapan Tinggi

Pada awal kedatangannya, Xabi Alonso digadang-gadang sebagai pelatih yang sangat tepat untuk Madrid.

Bagaimana tidak, ia pernah menjadi penggawa Los Blancos ketika masih aktif bermain. Selain itu, Alonso juga pernah menukangi tim junior Madrid.

Alasan lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana kiprah Alonso sebagai pelatih sebelumnya.

Ia membawa Bayer Leverkusen memutus hegemoni Bayern Munchen dengan menjadi juara Bundesliga.

Sayangnya, sinyal-sinyal positif pada awal cerita tidak menjamin hubungan berlangsung lama.

Kinerja Xabi Alonso di Real Madrid

Xabi
Xabi Alonso (Laman Resmi Real Madrid)

Dari awal hingga akhirnya berpisah, Alonso total memimpin Madrid dalam 34 pertandingan.

Dari kesempatan itu, ia menorehkan 24 kemenangan, empat imbang, dan enam kekalahan.

Tugas Alonso pertama kali dimulai pada Piala Dunia Antarklub. Ketika itu, langkah El Real terhenti di tangan Paris Saint-Germain pada babak semifinal.

Setelah itu, Madrid meraih tujuh kemenangan beruntun. Enam di antaranya berlangsung di LaLiga.

Namun, bukan berarti kiprah Alonso tidak bernoda. Ia pernah kalah 5-2 kontra Atletico Madrid.

Selain itu, Madrid juga kalah melawan Liverpool dan Manchester City di Liga Champions.

Puncaknya adalah ketika El Real tumbang di tangan Barcelona pada final Piala Super Spanyol.

Bagikan

Baca Original Artikel