Menengok Nasib Mason Greenwood Usai Meninggalkan Manchester United: Sudah Cetak 20 Gol di Musim Ini
BolaSkor.com - Mantan penyerang Manchester United, Mason Greenwood, tampil gemilang pada musim ini. Kariernya melejit setelah angkat kaki dari Old Trafford.
Mason Greenwood memulai kariernya dengan membela tim akademi Manchester United.
Menunjukkan grafik menanjak, Greenwood mendapatkan kesempatan bermain untuk tim utama. Ia beberapa kali tampil impresif dan menunjukkan bakatnya.
Baca Juga:
Siapa Cepat Dia Dapat, Manchester United Bersedia Melepas Joshua Zirkzee
Isu Cole Palmer Gabung Manchester United Berembus Kencang, Pelatih Chelsea Buka Suara
Pukulan bagi Manchester United, Patrick Dorgu Terancam Absen 10 Pekan
Sayangnya, cerita Greenwood dengan Manchester United tidak berlangsung lama.
Greenwood diterpa kontroversi terkait kekerasan kepada sang kekasih. Man United pun mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan Greenwood dari tim utama.
Manchester United Ogah Ambil Risiko
Dalam perkembangan kasusnya, Greenwood terbukti tidak bersalah. Pihak penyelidik meyakini apa yang dituduhkan kepada Greenwood bukanlah fakta.
Namun, kondisi itu tidak menggeser Manchester United dari pendiriannya.
Manajemen Setan Merah tetap ingin mendepak Greenwood. Tekanan publik diyakini menjadi satu di antara penyebab Man United ogah mempertahankan Greenwood.
Awal Baru untuk Greenwood

Mason Greenwood (X/fabrizoromanoz)
Akhirnya, pemain 24 tahun itu pun menuju Olympique Marseille pada musim panas 2024. Sebelumnya, Greenwood sempat dipinjamkan ke Getafe pada musim 2023/2024.
Manchester United mendapatkan 26 juta euro dari hasil penjualan Greenwood.
Angka itu cukup besar untuk seorang pemain yang telah disingkirkan dari tim utama.
Kendati demikian, Greenwood berpotensi membuat Manchester United menyesal. Sebab, ia menunjukkan tajinya bersama Marseille.
Greenwood telah tampil dalam 29 pertandingan di berbagai ajang musim ini.
Dari kesempatan itu, Greenwood mengemas 20 gol dan enam assist. Tiga di antara gol itu tercipta di Liga Champions.
Pada sisi lainnya, Manchester United membuat beberapa kali keputusan keliru terkait pembelian striker anyar.
Contohnya adalah Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee. Kedua pemain itu gagal membuktikan kemampuannya kendati didatangkan dengan harga tinggi.