BolaSkor.com - Bek muda Timnas Indonesia, Mathew Baker, baru saja mencetak sejarah dalam laga kontra Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6).
Baker tercatat dalam sejarah sebagai pemain debutan termuda di Timnas Indonesia. Penggawa Melbourne City itu melakoni debut pada usia 17 tahun 23 hari. Sebelumnya rekor tersebut dipegang Arkhan Kaka yang debut pada usia 17 tahun, 3 bulan, dan 7 hari.
Kapten Timnas Indonesia U-17 itu masuk menggantikan Rizky Ridho pada menit ke-80 dalam laga yang berakhir dengan skor 3-0 untuk Skuad Garuda itu. Meski hanya bermain sekitar 10 menit, Baker terlihat tampil solid dan sempat melakukan aksi bertahan yang baik.
Baca Juga:
John Herdman Puji Emil Audero setelah Timnas Indonesia Pecah Telur 38 Tahun Menang Lawan Oman
Hasil Pertandingan: Timnas Indonesia Gulung Oman di SUGBK, Mathew Baker Pecahkan Rekor
John Herdman Proyeksikan Mathew Baker Seperti Jonathan David di Kanada
"Dia (Baker) telah mendapatkan hak untuk bermain dan saya bangga. Ini momen yang membanggakan," ungkap pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam konferensi pers usai laga yang dihadiri BolaSkor.com, Jumat (5/6)
"Dia adalah pemain termuda dalam sejarah Inodnesia yang bermain di lapangan," tegasnya.
Herdman Berharap Karier Baker Menanjak

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (MP Media/BolaSkor.com/Didik Setiawan)
Herdmann mengatakan bahwa kesempatan kesempatan bermain yang diberikan kepada Baker bukan sesuatu yang diberikannya secara cuma-cuma. Pelatih kelahiran Inggris itu memang melihat potensi besar di dalam diri pesepakbola berusia 17 tahun tersebut.
Langsung naiknya Baker ke tim senior dari kelompok umur di usianya yang masih belia juga menjadi salah satu strategi dari Herdman. Mantan pelatih Timnas Kanada itu memang sengaja menempatkan Baker di lingkungan kompetitif agar sang pemain makin cepat mencapai level tertingginya.
"Saya memiliki strategi besar yang selalu saya terapkan dalam kepelatihan internasional saya, untuk mempercepat perkembangan pemain muda yang menunjukkan potensi," kata Herdman.
"Semakin muda mereka dapat merasakan pengalaman di tim nasional, semakin besar peluang mereka untuk naik ke level sepak bola profesioal berikutnya," tambahnya.
Jadikan Diks Sebagai Contoh

Aksi Kevin Diks saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts & Nevis di SUGBK, Jakarta, Jumat (27/3). (BolaSkor/MP Media/Didik Setiawan)
Herdman menggunakan Kevin Diks sebagai contoh, di mana bek naturalisasi Timnas Indonesia itu melakoni debutnya di dunia sepak bola profesional pada usia 17 tahun, dan kini sudah menjadi pemain inti di tim Bundesliga.
Herdman juga secara langsung menunjuk Diks sebagai mentor Baker selama mengikuti pemusatan latihan di FIFA Matchday Juni ini.
"Jadi, ini adalah kesempatan bagi pemain yang bermain di kancah internasional untuk mendapatkan pengakuan," tutur Herdman.
"Akan tetapi, anda harus mendapatkan hak itu. Kami tidak memberikan jersey ini secara cuma-cuma kepada siapa pun," pungkasnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama