Mantan Presiden FIFA Dukung Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di AS
BolaSkor.com - Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter mendukung gerakan boikot Piala Dunia 2026 yang dimainkan di Amerika Serikat karena situasi keamanan yang tak menentu.
Blatter menyuarakan sikap tersebut lewat sebuah unggahan di X, merespons komentar Mark Pieth dalam wawancara dengan surat kabar Swiss, Der Bund.
Pieth adalah pengacara Swiss spesialis kejahatan kerah putih dan pakar antikorupsi yang pernah memimpin pengawasan Komite Tata Kelola Independen FIFA satu dekade lalu.
Baca Juga:
Trofi Piala Dunia Sambangi Jakarta dalam FIFA World Cup Tour Trophy 2026
Demi Piala Dunia 2026, Marc-Andre ter Stegen Harus Tinggalkan Barcelona
Blatter sendiri menjabat sebagai Presiden FIFA dari 1998 hingga 2015, sebelum mengundurkan diri di tengah penyelidikan besar kasus korupsi yang mengguncang sepak bola dunia.
Dalam wawancaranya, Pieth melontarkan pernyataan keras yang kemudian dikutip Blatter.
"Jika kita mempertimbangkan semua yang telah kita diskusikan, hanya ada satu nasihat untuk para suporter: Jauhi Amerika Serikat!"
"Saya rasa Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia kali ini," ujar Blatter.
Risiko untuk Suporter
Gianni Infantino dengan Donald Trump (The New York Times)
Pieth juga mengingatkan soal risiko yang mungkin dihadapi para suporter saat berada di AS.
Pieth mengatakan, para suporter dari mancanegara bisa terancam dideportasi dari AS jika tidak berperilaku baik terhadap pihak berwenang.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, dengan Amerika Serikat menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko.
Namun, kekhawatiran komunitas sepak bola internasional terhadap AS semakin menguat, terutama terkait kebijakan dan sikap Presiden Donald Trump.
Kritik diarahkan pada sikap ekspansionis Trump terhadap Greenland, kebijakan larangan perjalanan, serta pendekatan agresif pemerintahannya dalam menangani migran dan pengunjuk rasa terkait penegakan hukum imigrasi di sejumlah kota.