Manchester United Turun Drastis, Liverpool Jadi Klub Inggris dengan Pendapatan Tertinggi
BolaSkor.com - Juara Premier League Liverpool mencatat sejarah baru dalam aspek keuangan sepak bola.
Berdasarkan laporan terbaru Deloitte Football Money League edisi ke-29, The Reds resmi menjadi klub Premier League dengan pendapatan tertinggi untuk pertama kalinya, menggeser dominasi tradisional duo Manchester.
Keberhasilan ini tidak lepas dari pencapaian Liverpool di lapangan hijau.
Baca Juga:
Dua Setan Merah Saling Membantu, AC Milan Tawarkan Pemainnya kepada Manchester United
3 Alasan Mengapa Manchester United Akan Berakhir di Empat Besar Premier League
Real Madrid Punya Pertimbangan Lain, Manchester United Terdepan dalam Perburuan Ruben Neves
Setelah berhasil merengkuh gelar juara Premier League musim lalu, The Reds mencatatkan pendapatan total sebesar 836 juta euro.
Angka ini membawa Liverpool melampaui seluruh rival domestik mereka dalam hal perolehan pundi-pundi uang.
Real Madrid Masih Teratas

Dalam daftar tersebut Real Madrid tetap menjadi klub dengan pendapatan terbesar di dunia selama musim 2024-25.
Klub Spanyol itu menduduki puncak Deloitte's Football Money League dengan pendapatan 1,16 miliar euro, meskipun tidak memenangkan LaLiga atau Liga Champions.
Real Madrid diuntungkan dari peningkatan pendapatan komersial yang luar biasa sebesar 23 persen, dari merchandise dan mitra korporat .
Rival abadi dan juara bertahan LaLiga, Barcelona, menjadi klub dengan pendapatan tertinggi kedua dengan 975 juta euro.
Barcelona kembali ke tiga besar untuk pertama kalinya dalam lima tahun.
Juara Bundesliga Bayern Munchen berada di peringkat ketiga dengan 861 juta euro, di atas juara Liga Champions Paris St-Germain dengan 837 juta euro.
Liverpool berada di posisi kelima dalam daftar pendapatan global, dengan pendapatan 836 juta euro.
Titik Terendah Manchester United
Manchester City turun ke posisi keenam dengan 829 juta euro, diikuti Arsenal, dengan 822 juta euro.
Manchester United, yang finis di posisi ke-15 di Premier League musim lalu, turun dari posisi keempat ke kedelapan dalam pendapatan dengan 793 juta euro.
Ini merupakan posisi terendah United dalam Money League yang telah mereka puncaki 10 kali di masa lalu.
Deloitte mencatat bahwa prospek pendapatan United untuk musim ini akan memburuk karena absennya mereka dari kompetisi Eropa dan tersingkir lebih awal dari Piala FA dan Piala Liga.