Eto’o merupakan anggota skuat Mourinho saat Inter Milan berhasil merengkuh trofi Liga Champions pada musim 2009-10. Musim 2013-14, penyerang berkebangsaan Kamerun kembali merapat di bawah asuhan The Special One bersama Chelsea. Kinerja buruk yang ditampilkan para barisan penyerang tim London Biru musim ini, membuat Eto’o tak luput dari kritikan sang juru taktik. Total, penyerang 33 tahun itu hanya menciptakan 12 gol dari 34 penampilan di semua kompetisi. Sedikit lebih kurang dari pencapaian 17 gol Eden Hazard, yang notabene bukan seorang penyerang murni. Mou pernah menyebut dalam sesi wawancara dengan salah satu televisi Prancis, Canal Plus, pada bulan Februari lalu, bahwa usai yang tidak muda lagi membuat performa Eto’o menurun drastis. Eto’o sendiri sebelumnya telah menyindir Mourinho dengan melakukan selebrasi bak seorang kakek tua setelah mencetak gol pembuka ke gawang Tottenham Hotspurs di pertandingan Liga Inggris yang berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan Chelsea. Kini sebelum masa baktinya habis pada 30 Juni nanti, Eto’o kembali menyerang Mourinho. “Kontras atas apa yang si boneka (Mourinho) katakan tentang usia saya, secara fisik saya masih bugar. Di umur 33, saya merasa sangat baik. Saya telah membuktikan bahwa saya bisa bekerja lebih dari pemain muda,” ungkap Eto’o dilansir Express. Mantan pemain Anzi Makhachkala itu akhirnya memutuskan untuk pergi dari Stamford Bridge usai kontraknya habis. Rumor berkembang, Eto’o akan membela antara dua klub Liga Amerika Serikat (MLS), Toronto FC atau New York City FC. “Dan saya juga berharap mengatakan bahwa saya tak akan menuju Amerika Serikat atau timur tengah. Saya akan lanjut di tingkat teratas. Saya akan lanjut bermain di Liga Champions. Romantika saya dengan kompetisi ini jauh dari kata berakhir,” “Saya tak akan mengatakan kepada Anda dimana, namun saya akan berada di level teratas. Saya 33 tahun dan saya masih bisa bermain di dua Piala Dunia. Sebelum saya di sana ada pemain yang tampil sampai usia 41.” Singkat Eto’o Ya, bisa jadi Eto’o ingin menyamai atau melebihi pencapaian penggawa Kamerun terdahulu. Seperti diketahui, mantan bomber Kamerun, Roger Milla, masih tercatat sebagai pemain tertua dalam sepanjang sejarah Piala Dunia. Milla yang pernah membela tim Liga Indonesia, Pelita Jaya, itu tampil bersama Kamerun pada Piala Dunia 1994 Amerika Serikat di usia 42.
Lagi, Eto'o Ejek Jose Mourinho
BolaSkor - Kamis, 22 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
Umumkan Kedatangan Bernardo Silva, Real Madrid Jadi Bintang di Bursa Transfer Musim Panas 2026
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Jumat, 12 Juni 2026
Real Madrid Resmi Kontrak Jose Mourinho Tiga Tahun, Trofi Liga Champions Ke-16 Jadi Target
Rabu, 10 Juni 2026
Latih Real Madrid, Jose Mourinho Pamit ke Benfica
Senin, 08 Juni 2026
Florentino Perez Terpilih Kembali sebagai Presiden Real Madrid, Comeback Jose Mourinho Jadi Kenyataan
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026