Kecam Genosida, Pep Guardiola Tegaskan Keberpihakan kepada Palestina
BolaSkor.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kembali menunjukkan kepedulian kepada korban perang di seluruh dunia. Satu di antara konflik yang mengusik hatinya adalah perang antara Israel melawan Palestina.
Pep Guardiola terlihat vokal soal isu-isu sosial. Ia menghadiri konser amal di Barcelona yang digalang untuk anak-anak korban perang di Palestina.
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Newcastle United: Satu Kaki The Citizens di Final
Menggerutu, Guardiola Heran Manchester City Tak Belanja Banyak Pemain
Blak-blakan Bicara, Rodri Sebut Wasit Premier League Tak Ingin Manchester City menang
Bagi Guardiola, tindakan itu sudah seharusnya diambil untuk memberikan dukungan kepada para korban, khususnya anak-anak.
Ia ingin mata dunia lebih terbuka lebar terkait isu ini.
Pep Guardiola Kecam Peperangan
Berbicara jelang pertandingan kontra Tottenham Hotspur, Pep Guardiola kembali menyinggung aksinya beberapa hari lalu.
Mantan pelatih Bayern Munchen itu ingin anak-anak tidak menjadi korban atas konflik yang terjadi.
"Hari ini kita bisa melihatnya, sebelumnya kita tidak bisa melihatnya. Ini menyakitkan saya. Jika itu pihak lawan, saya juga akan sakit hati. Maaf, saya akan tetap berdiri tegak, saya akan selalu ada di sana. Selalu," ujar Guardiola menurut laporan BBC.
"Membunuh ribuan orang tak berdosa? Itu menyakitkan saya. Tidak lebih rumit dari itu. Tidak lebih," timpal Guardiola.
"Saya tidak bisa membayangkan bagaimana seseorang tidak merasakan hal itu, ketika Anda melihat gambar-gambar setiap hari, para ayah, ibu, anak-anak, mengalami apa yang terjadi, hidup mereka hancur dan orang-orang tidak bisa merasakan sedikit pun keterikatan? Maaf, saya tidak bisa merasakannya."
Guardiola Minta Masyarakat Dunia Ambil Bagian

Pep Guardiola (mirror)
Pep Guardiola mengaku mengikuti perkembangan konflik di berbagai wilayah. Satu di antaranya adalah perang antara Israel melawan Palestina. Baru-baru ini pejabat Israel mengakui sekitar 70 ribu orang menjadi korban tewas.
Menurutnya, sudah seharusnya seluruh dunia bersatu untuk menghentikan perang.
"Kita memiliki informasi di depan mata kita yang lebih jelas daripada sekarang mengenai genosida di Palestina, apa yang terjadi di Ukraina, apa yang terjadi di Rusia, apa yang terjadi di seluruh dunia, di Sudan, di mana-mana," papar Guardiola.
"Apa yang terjadi di depan kita? Apakah Anda ingin melihatnya? Itu masalah kita sebagai manusia. Itu masalah kita."