Kalangan Profesional Ikuti Seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga, Susi Susanti Apresiasi Kemenpora
BolaSkor.com - Langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) dengan menjaring posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dari kalangan profesional mendapat tanggapan positif dari legenda Olimpiade bulutangkis Indonesia Susi Susanti.
Menurut, istri dari legenda bulutangkis Alan Budikusuma ini, langkah ini menjadi gebrakan baru dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir yang sangat bagus.
“Menurut saya itu gebrakan yang dilakukan Menpora sangat bagus. Tentu kebijakan ini telah melalui beragam pertimbangan dan melihat kebutuhan saat ini, bagaimana potensi industri olahraga kita harus dimaksimalkan, produk yang dihasilkan juga berkualitas internasional dan berdaya saing tinggi. Sehingga diharapkan sosok dari kalangan profesional bisa menerapkan gagasannya untuk industri olahraga kita,” ujarnya.
Baca Juga:
Kemenpora Buka Seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga
Kemenpora Pastikan Bantuan Alat Olahraga Baru Disalurkan Setelah Banjir Sumatra Reda
&
Susi Susanti juga menjadi pelaku industri olahraga dengan memproduksi aparel dan peralatan bulutangkis bernama Astec (Alan Susi Technology). Sebagai legenda tunggal putri peraih emas Olimpiade Barcelona 1992, Susi bersama Alan menggunakan pengalaman dan kesuksesan mereka untuk mendorong Astec menjadi simbol prestasi olahraga Indonesia.
Pasangan emas ini juga merasakan pertumbuhan industri olahraga tanah air sejak Astec berdiri tahun 2003.
Susi berharap siapa pun yang akan menduduki posisi sebagai Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora tersebut benar-benar paham, serta memiliki kompetensi dan pengalaman.
"Semoga yang terpilih betul-betul paham dan yang punya pengalaman serta punya kompetensi. Agar dapat mendukung ekosistem industri olahraga nasional ke depannya," harap Susi.
Kemenpora Buka Seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga
Kemenpora membuka kesempatan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan profesional yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta rekam jejak di bidang industri olahraga, industri kreatif, wisata olahraga dan sektor terkait lainnya, untuk mengikuti proses seleksi JPT Madya yang dilakukan secara terbuka dan kompetitif.
Proses pendaftaran akan dibuka mulai 3-17 Februari 2026. Informasi lebih lanjut terkait persyaratan, tahapan, dan jadwal seleksi dapat diakses melalui situs resmi Kemenpora.