Meskipun terbilang klasik, skema 4-4-2 terbilang baru bagi Lancine Kone dkk. Pasalnya, dalam tujuh laga sebelumnya, pelatih kepala SFC Subangkit hanya mengandalkan skema modern 4-1-4-1, 4-2-3-1, dan 4-1-3-1-1. “Kami akan gunakan pola 4-4-2 untuk menghadapi Persita nanti. Pola 4-4-2 sudah kami patenkan untuk menghadapi Persita dan tim lainnya ,” ujar Subangkit pada bolaskor.com, Rabu (16/4). Pola 4-4-2 sudah dicoba dalam lima uji coba masa jeda pemilihan umum legislatif, 9 April lalu, dimana klub berjuluk Laskar Wong Kito berhasil memenangkan seluruh laga latih tanding tersebut. Diawali dengan mengalahkan Porsiba PTBA Bukit Asam 6-0, hajar PS Lahat 8-0, beri pelajaran Porprov Lubuklinggau 3-0, permalukan PS Bengkulu 6-1, dan kalahkan Sriwijaya FC U-21 5-1. Strategi ini terus dimatangkan dalam simulasi game beberapa hari terakhir. Subangkit sengaja mengubah pola dengan alasan untuk antisipasi absennya Vendry Ronaldo Mofu akibat akumulasi kartu. Sebagaimana diketahui, sejauh ini Mofu selalu diandalkan sebagai gelandang serang penopang Lancine Kone sebagai targetman. Nah, dengan demikian posisi Mofu akan diperankan Frank Olivier Ongfiang. Namun pemain asal Kamerun ini hanya bertugas sebagai pengatur serangan bukan second striker. Pada barisan depan Kone akan disejajarkan dengan Rishadi Fauzi. Keduanya akan didukung tusukan dari sayap kiri Siswanto dan Anis Nabar pada sektor kanan. Untuk gelandang bertahan akan dimaksimalkan Asri Akbar. Posisi bek akan sejajar empat pemain, dimulai Erol Iba , M Hamzah, serta Ahmad Sumardi menjadi duet Abdoulaye Yousuf Maiga di jantung pertahanan. Kemudian pada posisi bawah mistar tetap akan jadi milik Fauzi Toldo. Kendati demikian, Subangkit mengaku belum menjamin posisi inti bagi para pemainnya. “Untuk starting eleven kami masih belum putuskan namun kalau pola sudah pasti 4-4-2. Artinya semua pemain masih memiliki peluang sama besar untuk turun inti menghadapi Persita,” ujarnya. Oleh: Hensyi Fitriansyah (Koresponden Bolaskor.com Palembang)
Jelang Lawan Persita, SFC Patenkan Skema 4-4-2
BolaSkor - Rabu, 16 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 23 Mei 2026
Hasil Super League 2025/2026: Madura United Menang, Persis Degradasi
Sabtu, 23 Mei 2026
Link Streaming Pertandingan Penentuan Degradasi di Super League 2025/2026, Sabtu 23 Mei 2026 Pukul 16.00 WIB
Minggu, 17 Mei 2026
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Imbang dengan Persita, Persis Solo Perpanjang Napas
Kamis, 30 April 2026
Hasil Super League 2025/2026: Persib Bandung Kembali ke Puncak Usai Hajar Bhayangkara FC
Minggu, 19 April 2026
Hasil Super League 2025/2026: Bali United Kalahkan Malut United 4-1, Persita Tumbang di Kandang Persik
Jumat, 10 April 2026
Hasil Super League 2025/2026: Arema FC Bungkam Persita, PSM Menang di Jogja
Sabtu, 04 April 2026
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Persita, PSM Tertahan di Kandang
PILIHAN EDITOR
Rabu, 10 Juni 2026
5 Pemain Berstatus Bintang yang Baru Akan Jalani Debut di Piala Dunia
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Senin, 08 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2010: Fenomena Lagu Waka Waka dan Sejarah Sepak Bola Spanyol
Minggu, 07 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2006: Ketika Calciopoli dan Tandukan Zidane Tidak Mampu Membendung Magis Italia
Sabtu, 06 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2002: Kejutan Korea Selatan dan Kejayaan Brasil di Asia
Sabtu, 06 Juni 2026
6 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Kisah Kakak Beradik Dua Negara, Guela dan Desire Doue Menempuh Jalan Berbeda Menuju Piala Dunia
Jumat, 05 Juni 2026