Inter Milan Jadi Pemuncak Klasemen Serie A, Buah Evolusi Duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram
BolaSkor.com - Inter Milan kembali menjadi pemuncak klasemen sementara Serie A setelah mengalahkan Bologna 3-1 pada pekan ke-17 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (5/1) dini hari WIB.
Tiga gol Inter dicetak oleh Piotr Zielinski, Lautaro Martinez, dan Marcus Thuram, sedangkan Bologna memperkecil ketertinggalan lewat Santiago Castro.
Dari kemenangan atas Bologna, ada satu hal yang menarik perhatian, yaitu kemitraan Lautaro Martinez dan Marcus Thuram yang telah menemukan bentuk baru di era Cristian Chivu.
Baca Juga:
Inter Milan Mulai Bergeliat di Bursa Transfer: Joao Cancelo Dibidik, Davide Frattesi Siap Dijual
Klasemen Terkini Serie A 2025/2026: Inter Milan Tidak Biarkan AC Milan Terlalu Lama di Puncak
Hasil Serie A: Hajar Bologna 3-1, Inter Milan Balik ke Puncak
Inter membuka keunggulan pada menit ke-39 melalui Piotr Zielinski, tetapi proses gol tersebut berawal dari pergerakan Lautaro Martinez.
Kapten Inter itu tidak hanya berperan sebagai pencetak gol, melainkan juga penghubung antarlini, sebuah peran yang kian menonjol sejak Chivu mengambil alih tim.
Perubahan itu kembali terlihat pada babak kedua saat Inter menggandakan keunggulan lewat sundulan Lautaro Martinez yang disusul gol Marcus Thuram.
Kemenangan ini mengantar Inter ke puncak klasemen dengan 39 poin dari 17 pertandingan, unggul satu poin dari AC Milan.
Modifikasi Peran
Usai pertandingan, Aleksandar Kolarov yang mewakili Chivu, menjelaskan peran Lautaro dan Thuram kini dimodifikasi tanpa mengubah fondasi yang dibangun pada era Simone Inzaghi.
"Kami tidak ingin mengubah Inter secara drastis. Tetapi menambahkan detail baru," kata Kolarov dikutip dari Football-Italia.
"Lautaro kami beri kebebasan untuk turun lebih dalam, menarik satu gelandang ke depan dan membentuk struktur berlian."
"Itu membantu mengisolasi Marcus melawan bek lawan," lanjut Kolarov.
Skema tersebut membuat Thuram lebih sering berhadapan satu lawan satu, sedangkan Martinez menjadi awal serangan.
"Lautaro adalah kapten dan pemimpin tim, dia sangat cerdas membaca ruang dan tahu kapan harus bergerak, dari situ gol-gol tercipta," ucap Kolarov.
Di era Chivu, Marcus Thuram dan Lautaro Martinez tidak lagi sekadar duet penyerang, melainkan poros utama dalam dinamika permainan Inter.