Keuntungan agregat tiga gol, membuat langkah El Real menuju Westfalenstadion tak terlalu berat. Hasil imbang atau kalah tidak lebih dari 2-0 sudah cukup bagi pasukan Carlo Ancelotti menapak kaki di babak semi final. Ancelotti sendiri mengaku tak akan memberikan motivasi berlebihan kepada anak-anak asuhnya di pertemuan kedua malam nanti. “Anda bahkan tak berpikir tentang kemungkinan tersingkir. Seandainya dan tapi-tapian tak berguna di sepak bola. Anda tidak repot-repot. Ini akan menjadi tugas kami memberikan yang terbaik dan bermain seperti leg pertama,” kata Ancelotti seperti dilansir laman resmi UEFA. “Besok, perempat final pertemuan kedua dan tak ada motivasi yang dibutuhkan para pemain. Kami dalam jalur menuju semi final – Apa motivasi lebih besar yang anda butuhkan?” Bicara taktik yang akan diterapkan, Ancelotti mengungkapkan tak akan merubah pola permainan terlalu jauh dari leg pertama lalu. Hanya saja, pelatih berkebangsaan Italia itu sedikit memberi perhatian lebih kepada area pertahanan. “Tak perlu mengubah sistem atau tampil lebih bertahan. Mereka punya 90 menit untuk mencetak tiga, empat gol. Kami punya 90 menit untuk mengemas satu gol, yang akan membuat sesuat sangat sulit untuk mereka. Semakin awal kami mencetak gol, semakin mudah bagi kami,” “Kami harus mendapat keseimbangan antara pertahanan dan penyerangan. Namun kami ingin memainkan ciri menyerang kami. Di situlah kekuatan kami terletak. Itu yang harus kami bawa ke lapangan. Tapi anda tak bisa menyerang selama 90 menit. Bersama-sama, kami akan harus bertahan sama baiknya.” Demikian Ancelotti.
Ini Rencana Real Madrid Hadapi Borussia Dortmund
BolaSkor - Selasa, 08 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 02 Juli 2026
Jadwal LaLiga 2026-2027 Resmi Dirilis, El Clasico Pertama Digelar Oktober
Senin, 29 Juni 2026
32 Besar Piala Dunia 2026: Diunggulkan Menang, Brasil Pantang Remehkan Jepang
Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Minggu, 28 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Brasil vs Jepang: Ambisi Samurai Biru Jegal Vinicius Junior Cs
Jumat, 26 Juni 2026
Kesepakatan Tercapai: Wonderkid Argentina Bertahan di Como, Real Madrid Tetap Punya Klausul Pembelian
Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Kamis, 25 Juni 2026
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Kamis, 25 Juni 2026
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026