Ini merupakan laga perdana Sriwijaya FC usai jeda kompetisi, sedangkan bagi Persita merupakan yang kedua, setelah di pertandingan sebelumnya menelan kekalahan 2-1 dari Barito Putera di kandang. Kemenangan atas Persita itu tidak mengubah posisi Sriwijaya FC di klasemen sementara wilayah barat. Sriwijaya FC tetap berada di peringkat enam di bawah Pelita Bandung Raya. Koleksi poin kedua tim sama, namun Laskar Wong Kito kalah selisih gol. Sementara posisi Persita tetap di peringkat delapan. Mengusung ambisi meraih tiga angka, permainan Sriwijaya FC masih belum sesuai harapan. Baik Sriwijaya FC maupun Persita mengawali laga dengan lamban, sehingga tak terlalu mengancam pertahanan masing-masing lawan. Sriwijaya FC mencoba melakukan tekanan, tapi tidak maksimal, dan mudah dipatahkan barisan belakang Persita. Sundulan Lancine Kone menyambut umpan Anis Nabar masih tak menemui sasaran. Selepas laga berjalan 15 menit, permainan Sriwijaya FC mulai membaik. Tekanan berarti dilancarkan ke pertahanan Persita. Selang satu menit kemudian, peluang diperoleh Anis. Hanya saja, kekurangtenangan pemain bernomor punggung 93 ini membuat peluang tersebut terbuang percuma, karena sontekannya di depan gawang melambung di atas mistar. Kiper Persita Yogi Triana harus bekerja keras untuk mematahkan umpan-umpan silang yang mengancam gawangnya, termasuk mementahkan peluang yang diperoleh Kone pada menit ke-33. Sriwijaya FC akhirnya memecahkan kebuntuan menjelang babak pertama berakhir. Berawal dari tendangan Anis sambil membalikkan badannya, bola diblok Yogi. Namun Kone yang berada di dekatnya menyambar bola muntah untuk menjebol gawang Yogi. Persita yang tertinggal satu gol mencoba melakukan tekanan ke pertahanan Sriwijaya FC di awal babak kedua. Pendekar Cisadane mengandalkan serangan dari kedua sayapnya guna melakukan tekanan. Namun, serangan yang dibangun Persita ini dengan mudah dipatahkan barisan belakang Sriwijaya FC. Penyelesaian akhir yang terburu-buru juga membuat Persita tak kunjung memberi ancaman berarti di pertahanan lawan. Sriwijaya FC merespon agresvitas Persita, dan melakukan tekanan lewat serangan balik cepat di saat pemain lawan kehilangan bola. Peluang diperoleh Anis lewat tendangan keras kaki kanan, tapi bisa diamankan Yogi di menit ke-67. Yogi kembali harus melakukan penyelamatan pada menit ke-83. Kiper muda Persita ini melakukan penyelamatan gemilang ketika ia mementahkan tendangan bebas Frank Ongfiang yang mengarah deras ke gawangnya. Persita memanfaatkan waktu tersisa untuk menyamakan kedudukan. Namun kesalahan mendasar masih kerap terjadi, sehingga pemain Sriwijaya FC mampu mencuri bola dari kaki para pemain tim tamu. Berikut susunan pemain kedua tim: Sriwijaya FC: Fauzi Toldo; Erol Iba, Abdoulaye Maiga, M Hamzah, Achmad Sumardi (Firdaus 71'); Anis Nabar, Asri Akbar, Frank Ongfiang, Siswanto (Syakir 77'), Lancine Kone, Rishadi Fauzi (Rizky (64'). Cadangan: Selsius Gebze, Firdaus Ramadhan, Hafit Ibrahim, Jeki Arisandi, Rizky Dwi, Syakir Sulaiman. Pelatih: Subangkit. Persita: Yogi Triana; Leo Saputra, Ledi Utomo, Luis Edmundo, Gilang Angga; Valentino Telaubun (Wijay 60'), Maman, Hari Habrian (Mahadirga 79'); Kenji Adachihara, Cristian Carrasco (Irvan 70'), Sirvi Arvani. Cadangan: Denis Supriyanto, Gusprien Efendi, Mahadirga Lasut, Irvan Mofu, Wijay, Ronald Meosiau, FX Yanuar.
Gol Tunggal Kone Menangkan SFC
BolaSkor - Selasa, 22 April 2014
- #Lancine Kone
- #Persita Tangerang
- #Laskar Wong Kito
- #Sriwijaya Fc
- #Isl
- #Subangkit
- #Sfc
- #Gol Tunggal Kone Menangkan SFC
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 19 Agustus 2026
Dibuka PSIS vs PSPS, Berikut Jadwal Pekan Pertama Championship Indonesia 2026/2027
Selasa, 07 Juli 2026
Persija Jakarta hingga Dewa United Banten FC Jadi Peserta Liga Putri 2026
Sabtu, 27 Juni 2026
Geothermal Soccer Indonesia Lahir, Bidik Talenta Muda hingga Dukung Mimpi Timnas Indonesia
Sabtu, 27 Juni 2026
Bos Persita Jawab Kabar Merapatnya Ciro Alves dan Tyronne del Pino
Sabtu, 23 Mei 2026
Hasil Super League 2025/2026: Madura United Menang, Persis Degradasi
Sabtu, 23 Mei 2026
Link Streaming Pertandingan Penentuan Degradasi di Super League 2025/2026, Sabtu 23 Mei 2026 Pukul 16.00 WIB
Minggu, 17 Mei 2026
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Imbang dengan Persita, Persis Solo Perpanjang Napas
PILIHAN EDITOR
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026
Profil Diego Moreira, Pemain Baru Rp1 Triliun Milik AC Milan
Senin, 17 Agustus 2026
Profil 3 Klub Promosi Premier League 2026/2027: Coventry City, Ipswich Town, dan Hull City
Senin, 17 Agustus 2026
10 Fakta Menarik yang Jarang Diketahui dari Bek Baru Inter Milan, Djed Spence: Taekwondo dan Religius
Senin, 17 Agustus 2026
Profil 3 Klub Promosi Serie A 2026-2027: Monza, Frosinone, dan Venezia
Jumat, 14 Agustus 2026
Biaya Nonton Pertandingan Premier League di Indonesia Sangat Mahal, Waktunya Pemerintah Berikan Subsidi?
Kamis, 13 Agustus 2026