Gol ke Gawang Inter Milan Jadi Pembuktian Viktor Gyokeres
BolaSkor.com - Arsenal memetik kemenangan penting saat menghadapi Inter Milan pada laga lanjutan Liga Champions di Giuseppe Meazza, Rabu (21/1) dini hari WIB.
Tiga gol Arsenal dicetak Gabriel Jesus (10', 31') dan Viktor Gyokeres (84') yang sempat dibalas gol Petar Sucic (18').
Ada hal yang menarik dari kemenangan atas Inter Milan, yaitu kembali tajamnya barisan serang Arsenal.
Baca Juga:
Hanya Satu Tim yang Dapat Menghentikan Arsenal Meraih Titel Liga Champions Musim Ini
Dikalahkan Arsenal, Masalah Inter Milan Melawan Tim Besar Berlanjut
Kemenangan Pertama di Italia Sejak 2008, Arsenal Buat Mati Kutu Inter Milan
Usai laga pelatih Arsenal Mikel Arteta melontarkan pujian setinggi langit untuk Viktor Gyokeres yang menyumbang satu gol.
Meski sempat dihujani kritik akibat performa minornya, Gyokeres dinilai Arteta memiliki atribut sangat spesial bagi The Gunners.
Tentu saja, selain Gyokeres, Gabriel Jesus yang tampil sebagai starter juga mencuri sorotan melalui dua golnya.
Dan, Gyokeres yang masuk sebagai pemain pengganti memberikan performa setara.
"Saya sangat bangga dengan tim ini. Kami membutuhkan performa yang lengkap melawan tim papan atas, dan kami berhasil melakukannya malam ini," ujar Arteta dikutip dari Metro.
Pembuktian Gyokeres
Arteta secara khusus menyoroti kontribusi Gyokeres yang sempat diragukan setelah tampil kurang menggigit pada pertandingan sebelumnya.
Menurut Arteta, gol ke gawang Inter Milan menjadi pembuktian penting bagi kepercayaan diri sang penyerang.
"Dampaknya sangat luar biasa. Dia menghadirkan sesuatu yang spesial untuk tim ini. Itu adalah penyelesaian akhir yang hebat dan saya sangat ikut gembira untuknya," kata Arteta.
Di sisi lain, Gabriel Jesus tampil impresif meski baru pulih dari cedera panjang.
Arteta menyebut Jesus sebagai pemain yang semakin bersinar dalam pertandingan besar.
Ketajaman Jesus dan Gyokeres kini menjadi modal berharga bagi Arsenal untuk menjalani sisa musim.
Namun, di sisi lain, situasi ini bisa membuat pening Arteta dalam menentukan susunan pemain, terutama dengan kembalinya Kai Havertz.