Perjalanan Galatasaray di ajang Liga Champions musim ini terhenti di babak 16 besar. Melawat ke markas Chelsea, Stadion Stamford Bridge, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (19/3) dini hari WIB, Tim asal Turki itu takluk dengan skor 2-0. Samuel Eto'o membuka keunggulan The Blues saat laga berusia empat menit. Pasukan The Londoners kemudian menambah keunggulan di menit ke-42 melalui tendangan keras Gary Cahill dari jarak dekat melalui situasi sepak pojok. Chelsea melenggang ke babak perempatfinal dengan agregat 3-1. "Kami ingin bermain seperti yang kami tampilkan di leg pertama. Tetapi, kami tak bisa melakukannya. Kami masih belajar dan tim yang masih muda. Saya berharap musim depan kami bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi," ungkap Drogba dilansir Goal. Partai tadi menandai kali pertama pemain asal Pantai Gading itu kembali ke Stamford Bridge. Sebelum berkostum Galatasaray, Drogba delapan musim lamanya memperkuat Chelsea dan menjadi pahlawan The Blues dalam menjuarai Liga Champions musim 2011/2012. Selama masa baktinya bersama Chelsea, Drogba total bermain sebanyak 341 kali dan mencetak 157 gol. Total, pemain berusia 36 tahun itu mempersembahkan 12 gelar bagi The Londoners.
Galatasaray Disingkirkan Chelsea, Ini Komentar Drogba
BolaSkor - Rabu, 19 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Rabu, 24 Juni 2026
Chelsea Amankan Servis Marco Palestra, Xabi Alonso Turut Terlibat
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026