Gagal Menang di San Siro, Kedewasaan AC Milan dalam Mencapai Target Diuji
BolaSkor.com - AC Milan gagal memanfaatkan status tuan rumah saat menjamu Genoa di pekan 19 Serie A, Jumat (09/01) dini hari WIB.
Bermain di San Siro, kedua tim berbagi poin melalui hasil imbang 1-1 ketika gol dari Lorenzo Colombo (28') dibalas oleh Rafael Leao (90+2').
Milan memiliki penguasaan bola 57 persen tapi tak bermain efektif, bahkan bisa kalah, kendati punya 28 tendangan (tujuh tepat sasaran).
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: AC Milan Imbang, Arsenal Urung Menjauh dari Kejaran Manchester City
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming AC Milan vs Genoa, Live Sebentar Lagi
Perburuan Bek Tengah Berlanjut, Joe Gomez Masuk Daftar Belanja AC Milan
"Ini adalah masa yang penting dan sulit," kata pelatih Milan, Massimiliano Allegri dikutip dari Football-Italia.
"Kami harus tetap tenang menghadapi semuanya. Sayang sekali kami tidak bisa menang di kandang, kami sudah berusaha banyak menendang bola, tetapi itu tidak membantu. Bahkan, kami beruntung karena kami bisa saja kalah."
Pelajaran untuk Kedewasaan Milan
Kendati kecewa Milan gagal meraih poin penuh, Allegri melihat hasil imbang tersebut sebagai pembelajaran bagi tim untuk mencapai target: mengakhiri musim di empat besar.
"Ini adalah pelajaran tentang kedewasaan jika kami ingin mencapai tujuan, yaitu berakhir di empat besar," tambah Allegri.
"Kami harus meningkatkan diri. Kami kurang sabar, kami terlalu terburu-buru dan terburu-buru tidak akan membawa kami ke mana-mana."
Allegri juga meminta para pemainnya belajar untuk menerima hasil tersebut dan menjadikannya sebagai pembelajaran.
"Dalam sepak bola, kami harus menerima apa pun hasil yang didapat," imbuh Allegri.
"Kami harus mengambil sisi positif dari pertandingan ini. Mereka sangat bagus dalam menghentikan serangan kami."
"Kami berada di posisi yang menguntungkan meskipun babak pertama sangat sulit, tetapi kemudian kebobolan gol."
"Intensitas permainan mereka menurun di babak kedua, dan kami meningkat."
"Hal yang harus kami tingkatkan adalah kesabaran melawan tim-tim yang bermain bertahan rapat agar kami tidak terekspos pada serangan balik, yang merupakan risiko kami kalah dalam pertandingan ini," urainya.