Dirut IBL Beber Alasan Perubahan Format Playoff Menjadi Best of Five, Buka Opsi Ikuti NBA
BolaSkor.com - Indonesian Basketball League (IBL) 2026 akan menerapkan sedikit perubahan format pada babak semifinal dan final playoff.
Perubahan tersebut ialah terkait dengan jumlah pertandingan di mana musim sebelumnya dengan format best of three dan musim 2026 akan menggunakan format best of five.
Artinya, tiap tim akan bermain maksimal sebanyak lima kali dan yang terlebih dahulu mengoleksi tiga kemenangan akan lolos ke final atau menjadi juara.
“Untuk tahun ini, semifinal dan final akan menjadi format best of five, tadinya best of three menjadi best of five untuk semifinal dan final,” ungkap Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, Selasa (6/1).
Baca Juga:
Duel Pembuka IBL 2026 Antara Dewa United Banten Vs Pelita Jaya Dipastikan Berlangsung Seru
Kembali dari Pensiun, Laurentius Steven Oei Bela Dewa United Banten di IBL 2026
Tambah Pertandingan Berkualitas Demi Fans
Menurut Junas Miradiarsyah, penambahan jumlah pertandingan itu dilakukan agar para pecinta bola basket Tanah Air bisa menyaksikan laga-laga berkualitas.
“Dan dari data tiga tahun terakhir kita lihat di playoff, terutama semifinal dan final itu sudah rata-rata menyentuh sampai gim ketiga,” tutur Junas.
“Kalau dari situ, bisa dilihat pertandingannya sudah layak untuk ditambah,” lanjutnya.
Dia melihat bahwa makin ke sini, persaingan antara klub-klub IBL sudah makin sengit yang membuat level pertandingannya makin berkualitas.
“Bahkan, final tahun lalu sampai gim ketiga. Itu alasan utamanya,” tegasnya.
Menurut Junas, selain baik untuk fans, penambahan pertandingan itu juga menjadi hal yang baik untuk klub secara finansial.
Buka Peluang Best of 7 Seperti NBA

Aksi Radhityo Wibowo melawan Pacific Caesar Surabaya di IBL All Indonesian 2025. (IBLIndonesia.com)
Junas Miradiarsyah mengatakan bahwa dirinya membuka peluang untuk nantinya playoff IBL berjalan dengan format game of seven dari babak pertama, seperti NBA.
“Nanti kalau misalnya ke depan semifinal best of 5-nya juga sudah mencapai game yang maksimal, bukan tidak mungkin dari ronde pertama itu dilaksanakan juga gamenya best of 5,” tuturnya.
“Dan mungkin nanti kita juga sudah merencanakan kalau game-nya terus meningkat, dan penontonnya selalu ada antusiasmenya baik, bukan tidak mungkin juga menjadi best of 7,” pungkas Junas.
Penulis: Gazza Roosaryatama