Football

Sport

Feature

Result

Show

Italia Berita

Dibantai Atalanta, Luciano Spalletti Beberkan Kesalahan Juventus

Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026

BolaSkor.com - Juventus tersingkir dari Coppa Italia setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Atalanta di perempat final, Jumat (6/2) dini hari WIB.

Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengakui tim asuhannya membuat pilihan yang salah dalam laga kali ini.

Sebaliknya, Spalletti menilai Atalanta justru membuat pilihan yang tepat.

Baca Juga:

Hasil Coppa Italia: Taklukkan Juventus 3-0, Atalanta Melaju ke Semifinal

Selangkah Lagi Tandatangani Kontrak Baru, Kenan Yildiz Akan Jadi Pemain Bergaji Tertinggi Juventus

Kabar Sandro Tonali ke Arsenal Hanya Isapan Jempol, Peluang Juventus Masih Terbuka

Bianconeri datang dengan modal bagus dan punya pengalaman mengalahkan Atalanta di final Coppa Italia 2021 dan 2024.

Namun situasi pertandingan kali ini berjalan berbeda bagi si Nyonya Tua.

Petaka datang buat Juventus saat laga berjalan 27 menit setelah Atalanta mencetak gol pembuka lewat eksekusi penalti Gianluca Scamacca.

Penalti diberikan setelah VAR melihat bola umpan silang Ederson mengenai tangan Gleison Bremer.

Kemudian Atalanta menambah dua gol di babak kedua lewat pemain pengganti Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic.

Komentar Spalletti

Usai laga, Spalletti mengakui tim asuhannya pantas menelan kekalahan.

"Mereka lebih baik daripada kami di momen-momen krusial pertandingan," kata Spalletti dikutip dari Football-Italia.

"Kami membuat pilihan yang salah ketika keadaan menjadi sulit. Ketika pertandingan menjadi nyata, Anda harus membuat keputusan yang tepat, melakukannya dengan cepat dan tajam," lanjut Spalletti.

"Pada saat-saat itu, kami membuat pilihan yang salah, mereka membuat pilihan yang tepat."

Masalah ini disebut Spalletti bukan hal baru bagi Juventus musim ini.

Juventus dinilai belum maksimal membaca peluang saat ruang terbuka.

"Ada ruang untuk mengirim pemain dalam situasi dua lawan satu, tetapi kami justru membawanya ke dekat bendera sudut. Terkadang kami kurang pengalaman untuk mengenali situasi seperti itu," ujar Spalletti.

"Kami tampak tidak memiliki ketajaman dan fokus jernih di momen penentuan. Hal itu terjadi lagi."

Baca Artikel Asli