Bagi suporter MU, lawan Bayern selalu mengingatkan mereka tentang final dramatis tahun 1999 atau ketika skuat besutan Sir Alex Ferguson bangkit dari ketinggalan 1-0 dengan mencetak dua gol di injury time babak kedua. Tapi kini raksasa dari Bavaria ditangani Josep Guardiola, yang berhasil menyudahi perlawanan MU di dua final Liga Champions bersama Barcelona, dan punya catatan menang tujuh partai tandang beruntun di Liga Champions. Kecuali itu, Pep juga baru saja menyingkirkan klub Inggris lainnya, yakni Arsenal di fase 16 besar. Liga Champions adalah satu-satunya harapan MU meraih gelar musim ini, atau musim debut David Moyes. Pasukan Setan Merah cukup bergairah dengan kemenangan 3-0 atas Olympiakos di Old Traffird, setelah tumbang 2-0 di Yunani pada leg pertama babak 16 besar. Juara lima kali Bayern sedang mengincar semi final Liga Champions ketiga secara beruntun. Sementara MU yang mengoleksi tiga trofi The Big Ear, terakhir kali menginjak fase empat besar pada tahun 2011. Rekor MU di perempat final kompetisi Eropa adalah 12 menang dan lima kalah, sedangkan Bayern 15 menang dan Sembilan kalah. Berikut data dan fakta jelang Manchester United vs Bayern Muenchen, dikumpulkan dari berbagai sumber: - MU memenangkan seluruh dari empat laga kandang di Liga Champions musim ini, catatan terbaik mereka sejak juara musim 2007-09 di mana mereka menyapu bersih seluruh dari enam laga di Old Trafford. - MU mengawali Liga Champions musim ini dengan kemenangan 4-2 di fase grup saat menjamu tim Bundesliga, Bayer Leverkusen. Kemudian menang 5-0 di BayArena, skor kemenangan terbesar sejak Moyes jadi pelatih. - MU sudah menang di enam laga kandang terakhir lawan klub Jerman. Rekor mereka saat menjamu tim Bundesliga adalah menang delapan, imbang tiga dan kalah dua kali. Sementara rekor kombinasi kandang-tandang adalah menang 14, imbang tujuh dan kalah enam kali. - Bayern datang ke Inggris dengan bekal tujuh kemenangan tandang beruntun di Liga Champions. - Bayern juga sedang mengincar lima kemenangan beruntun jika bermain di tanah Inggris. Musim ini Die Bayern sudah mengalahkan Manchester City 3-1 di fase grup dan menang 2-0 di markas Arsenal pada babak 16 besar. Musim lalu, mereka juga mengalahkan Arsenal 3-1 di Stadion Emirates serta menumbangkan Borussia Dortmund pada final di Stadion Wembley. - Rekor tandang Bayern lawan klub Inggris adalah menang lima, imbang tujuh dan kalah enam kali. Sementara rekor kombinasi kandang tandang adalah menang 16, imbang 15 dan kalah 12 kali. - Bayern mengawali langkahnya di Eropa musim ini dengan mengalahkan Chelsea pada ajang UEFA Super Cup, menang 5-4 lewat adu penalti setelah imbang 2-2 sepanjang 90 menit, Ribery dan Javi Martinez yang mencetak gol. - Bayern punya catatan kurang baik jika menghadapi klub Inggris di final kompetisi Eropa. Meski mengalahkan Leeds United pada partai puncak 1975, selanjutnya Bayern selalu kalah di tiga final lawan tim Inggris, masing-masing lawan Aston Villa (0-1 tahun 1982), MU (1-2 tahun 1999) dan Chelsea (1-1 lalu 3-4 lewat adu penalti tahun 2012).
Data & Fakta Jelang MU vs Bayern
BolaSkor - Senin, 31 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Selasa, 22 September 2026
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Selasa, 22 September 2026
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Senin, 21 September 2026
Dapat Tudingan, Wasit Diyakini Tak Suka jika Manchester United Kalah
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026