Crystal Palace vs Manchester United, Sistem Sama Beda Cara Bermain
BolaSkor.com - Usai kekalahan mengejutkan 0-1 kontra Everton di Old Trafford, Manchester United akan memainkan laga sulit melawan tim kejutan, Crystal Palace.
Pertandingan di pekan 13 Premier League tersebut akan dihelat di Selhurst Park, Minggu (30/11) pukul 19.00 malam WIB.
Laga tersebut juga akan menyorot dua pelatih, Ruben Amorim dan Oliver Glasner, dengan sistem bermain yang sama tapi beda penerapan.
Baca Juga:
PSG Tantang Barcelona dalam Perburuan Marcus Rashford, Manchester United Diuntungkan
Manchester United Dibekuk 10 Pemain Everton, Ruben Amorim Frustrasi
Hasil Premier League: Lawan 10 Pemain Everton, Manchester United Tumbang di Old Trafford
Perbedaan mencoloknya, taktik tiga bek Glasner sejauh ini berjalan baik di Palace yang sudah memenangi Piala FA dan Community Shield.
Sistem Sama Beda Cara Main

Ruben Amorim (x/ManUtd)
Palace bahkan tetap dapat menjaga keseimbangan, menjadi kejutan dengan ada di urutan lima Premier League meski juga membagi fokus bermain di Eropa.
Amorim menyadari, jika melihat performa kedua tim saat ini, Palace melakukan segalanya lebih baik dari Man United dengan taktik tiga bek.
Akan tapi ditegaskan juga olehnya, Man United tak dapat mengikuti cara bermain Palace.
"Kami bermain dengan cara yang berbeda dan Anda bisa memahaminya dari data," kata Amorim di laman resmi Man United.
"Saat ini, sulit untuk menjelaskan semuanya, tetapi seperti yang Anda katakan, mereka adalah klub yang berbeda dan mereka melakukan hal-hal lebih baik daripada kami, jadi itu cukup sederhana."
"Anda tidak mengatakan bahwa semua (tim yang bermain dalam) formasi 4-3-3 bermain dengan cara yang sama, bukan?"
"Kami bermain di momen yang berbeda, kami bertahan di ruang yang berbeda, kami mencoba menyerang dengan cara yang berbeda."
"Mereka hanya melakukan hal-hal lebih baik daripada kami," tambah Amorim.
Butuh Waktu

Manchester United (Laman Resmi Premier League)
Amorim juga menegaskan apabila Man United masih membutuhkan waktu untuk memahami sistem bermainnya.
"Kami butuh waktu untuk meningkatkan karakteristik tim, saya sudah mengatakannya tahun lalu," lanjut Amorim.
"Sebagai contoh, pada pertandingan terakhir (melawan Everton) kami seharusnya memiliki seorang Amad dengan kaki kanan untuk ditempatkan di sisi lain, dan bermain melawan 10 orang."
"Karakteristik seperti inilah yang, untuk sementara, akan kami coba capai, untuk menjadi tim yang lebih baik. Apakah kami sudah siap untuk bermain seperti ini?"
"Belum, tapi seperti tim lainnya, kami butuh waktu untuk menempatkan karakteristik yang tepat di setiap posisi agar siap menghadapinya," urainya.