Buntut Insiden Pelemparan Flare, CEO Inter Milan Puji Emil Audero
BolaSkor.com - CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta mengecam aksi pelemparan flare yang mengenai kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero.
Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Cremonese dalam lanjutan Serie A di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/2).
Namun kemenangan tersebut tercoreng insiden pelemparan flare yang mengenai Emil Audero di awal babak kedua.
Baca Juga:
Inter Milan Konsisten, Cristian Chivu Ungkap Cara Atasi Jadwal Padat
Klasemen Terkini Serie A: Inter Milan Unggul Delapan Poin dari AC Milan
Emil Audero Terkena Petasan, Pelaku Pelemparan Alami Cedera Parah di Bagian Jari
Sontak kejadian ini mendapat kecaman dari banyak pihak, salah satunya bos Inter Milan, Beppe Marotta.
"Saya mengecam keras apa yang terjadi, itu adalah tindakan konyol yang sepenuhnya bertentangan dengan nilai-nilai olahraga," ujar Marotta di laman resmi Inter Milan.
"Bukan hanya saya yang merasa kecewa, melainkan juga seluruh pendukung Inter dan para pemain kami yang semuanya merasa terdampak."
Suasana pertandingan sempat memanas ketika sebuah flare dilempar dari tribun utara, tempat suporter Inter berada.
Marotta Puji Emil Audero

Flare itu mengenai Audero yang berdiri di depan gawang, membuatnya langsung terjatuh.
Beruntung, Emil Audero tidak mengalami cedera serius meski sempat mengeluhkan masalah pada kaki kanannya.
Sang kiper bahkan tetap melanjutkan pertandingan hingga usai.
Marotta berharap aparat berwenang segera mengungkap dan menindak pelaku pelemparan flare tersebut.
"Saya tahu pihak berwenang sudah menyelidiki situasinya, dan saya yakin mereka yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban," ujar Marotta.
"Saya juga ingin memuji profesionalisme Audero yang mampu menjaga gawang hingga saat-saat terakhir."
Sementara itu Emil Audero merilis pesan video yang mengucapkan terima kasih kepada semua orang dan mengatakan lega, karena bisa jauh lebih buruk.
"Halo semuanya, ini hanyalah pesan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang yang menanyakan kabar saya. Saya baik-baik saja, meskipun saya merasakan sakit yang hebat di telinga dan sensasi terbakar di lutut saya," jelas sang kiper.
"Saya merasa lega, karena setelah melihat rekaman videonya, bisa saja jauh lebih buruk. Saya senang semuanya berjalan lancar, terlepas dari itu semua."
"Sayangnya, hal-hal seperti ini masih terjadi, tetapi saya berharap hal ini akan berhenti di masa depan."