Ragam Feature Liga Dunia Liga Lain Piala Eropa Piala Dunia Internasional Berita

Brahim Diaz dan 3 Momen Penalti Gagal Paling Menyakitkan dalam Sejarah Sepak Bola

Arief Hadi - Senin, 19 Januari 2026

BolaSkor.com - Sakit hati. Itulah yang dirasakan suporter Maroko di Prince Moulay Abdellah Stadium pada final Piala Afrika 2025.

Memiliki kesempatan besar memenangi trofi pertama sejak 50 tahun lamanya, di depan pendukung, Maroko menyiakannya dan kalah 0-1 melawan Senegal di final melalui gol Pape Gueye.

Maroko memiliki kans besar bernasib seperti Senegal karena diberikan penalti kontroversial di penghujung babak kedua.

Diwarnai aksi walk-off Senegal sebelum kembali bermain, Brahim Diaz mengambil eksekusi penalti namun gagal mencetak gol.

Baca Juga:

Hasil Final Piala Afrika 2025: Diwarnai Drama Walk-Off, Senegal Jadi Juara Usai Kalahkan Maroko

Kembali dari Piala Afrika 2025, Mohamed Salah Disambut Arne Slot di Liverpool

Final Piala Afrika 2025: Misi Maroko Akhiri Penantian Setengah Abad

Alih-alih menendang bola di posisi pojok atau keras, Diaz mengambil risiko melakukan panenka dan perjudian itu gagal karena bola ditangkap dengan mudah oleh Edouard Mendy.

Kegagalan itu dibayar mahal dengan kekalahan Maroko dan itu menyakitkan untuk fans, skuad, khususnya Diaz.

Pemain Real Madrid itu bukan satu-satunya pemain yang gagal mencetak gol dari penalti yang berakhir menyakitkan dalam sejarah sepak bola dunia. Masih ada nama lainnya.

1. Roberto Baggio (Final Piala Dunia 1994)

Kesedihan Roberto Baggio (FourFourTwo)

Akan selalu dikenang dalam sejarah sepak bola dunia sebagai kegagalan penalti paling menyakitkan. Betapa menyakitkannya hingga sang pemain berkata sendiri.

"Jika saat itu saya punya pisau, saya pasti akan menusuk diri sendiri," kenang legenda Italia, Roberto Baggio dalam wawancara dengan The Athletic.

"Jika saya punya pistol, saya pasti akan menembak diri sendiri. Saat itu, saya ingin mati. Begitulah keadaannya."

Roberto Baggio gagal mencetak penalti di final Piala Dunia 1994 dan Italia kalah melawan Brasil di adu penalti (2-3).

2. Gareth Southgate (Semifinal Euro 1996)

Gareth Southgate (Mirror/Getty Images)

Adu penalti merupakan hal yang relatif baru pada medio 1990-an dan mentalitas timnas Inggris belum fokus ke area tersebut.

Namun, setelah kegagalan penalti Euro 1990 yang dilakukan Stuart Pearce, Inggris menunjukkan kekuatan kala menyingkirkan Spanyol di perempat final, yang berlanjut ke semifinal karena lima eksekutor Inggris mencetak gol.

Akan tapi lawan mereka bukan tim sembarangan: Jerman. Inggris kalah 5-6 di adu penalti dan salah satu eksekutor penalti Inggris, yang gagal mencetak gol, adalah Gareth Southgate.

3. John Terry (Final Liga Champions 2008)

John Terry (TalkSport)

Final Liga Champions 2008 di Moscow merupakan laga bersejarah di antara dua tim Inggris, Manchester United dan Chelsea.

Laga imbang 1-1 di waktu normal dan pada adu penalti, Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol, dan Chelsea punya peluang menjadi juara.

Namun eksekutor kelima Chelsea, John Terry, gagal mencetak gol setelah terpeleset dan penalti berlanjut sampai Nicolas Anelka juga gagal mengonversi penalti menjadi gol.

"Sebenarnya saya tidak seharusnya mengambil salah satu dari lima penalti pertama, tetapi Didier Drogba telah dikeluarkan dari lapangan," kenang Terry dikutip dari FourFourTwo.

"Sampai hari ini saya masih memikirkan kegagalan saya itu."

"Sejujurnya – tidak sesering dulu, tetapi saya masih terbangun dan itu masih terbayang. Saya bisa melihatnya."

"Ketika Anda melihat kembali karier Anda, trofi sangat berarti, tetapi trofi yang Anda lewatkan dapat menghantui Anda dan saya tidak akan melupakan yang satu itu. Saya rasa saya tidak akan pernah melupakannya."

Bagikan

Baca Original Artikel