Barca unggul dua gol di babak pertama, masing-masing melalui penalti Andres Iniesta di menit ke-20 dan Fabregas di menit ke-40. Dua gol tambahan Azulgrana ciptakan di babak kedua lewat Alexis Sanchez dan Pedro Rodriguez. Tambahan tiga angka ini membuat Barca kian nyaman di puncak klasemen sementara Liga Spanyol dengan tabungan 40 poin, unggul enam angka dari Atletico Madrid di posisi kedua. Bertarung di depan pendukungnya sendiri yang memadati Estadio Camp Nou, Sabtu (23/11) malam WIB, Barcelona masih belum bisa menurunkan megabintangnya, Lionel Messi. Posisi lowong milik Messi di sisi penyerang kanan diisi oleh Pedro Rodriguez. Pemain asal Spanyol itu bekerjasama dengan Alexis Sanchez dan Neymar di lini serang dalam balutan formasi 4-3-3.Tim tamu, Granda juga turun dengan formasi serupa. Trio Youssef El Arabi, Yacine Brahimi, dan Piti menjadi andalan di lini serang. Kebuntuan Barca akhirnya pecah saat laga menginjak menit ke-20. Cesc Fabregas dijatuhkan di kotak terlarang oleh Dimitri Foulquier. Andres Iniesta yang maju sebagai algojo penalti mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. 1-0 Barca unggul. Barca kembali mendapatkan hadiah penalti saat pertandingan babak pertama menyisakan lima menit lagi. Kali ini, Iniesta dijatuhkan Fran Rico di kotak terlarang. Hadiah penalti tersebut mampu dikonversi Fabregas menjadi gol. Keunggulan dua gol Barca bertahan hingga turun minum. Dominasi permainan masih mutlak dipegang pasukan Blaugrana di babak kedua. Kerjasama apik trio penyerangnya membuat lini bertahan Granada kelabakan. Barca hampir saja mencetak gol ketiga saat pertandingan babak kedua baru bergulir lima menit. Berawal dari sebuah kemelut di depan gawang, kiper Granada meninju bola dan jatuh di kaki Pedros. Sayang, Pedro gagal menyarangkannya ke dalam gawang yang sudah kosong. Granada harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-66. Manuel Iturra mendapatkan kartu kuning kedua akibat menjegal langkah Pedro. Iturra pun tak melakukan protes. Setelah menyalami wasit, dia berlari ke luar lapangan. Sikap positif yang patut mendapatkan apresiasi. Keunggulan jumlah pemain membuat Barca semakin nyaman dalam melakukan serangan. Gol ketiga pun tercipta di menit ke-70. Berawal dari skema serangan balik cepat, Neymar memberi umpan terobosan kepada Sanchez. Dengan tenang, pemain berdarah Chili itu menyungkil bola melewati Roberto. Adama nyaris mencetak gol debutnya bagi Barca. Sang wonderkid menusuk masuk kotak penalti dari sisi kiri pertahanan Granada. Namun, tembakannya ke tiang jauh masih sedikit melebar dari tiang gawang. Pedro Rodriguez menutup pesta gol Barcelona di menit kritis pertandingan. Cesc Fabregas masuk kotak penalti dari sisi kiri pertahanan Granada dan mengirim umpan silang datar. Bola disambut tembakan kaki kanan keras Pedro. Kemenangan 4-0 Barca bertahan hingga laga usai. Susunan Pemain: Barcelona: Montoya, Bartra, Pique, Adriano; Busquets (Song 74'), Iniesta, Fabregas; Pedro, Sanchez (Roberto 74'), Neymar (Traore 83'). Granada: Roberto; Nyom, Diakhate, Murillo, Foulquier; Piti (Ighalo 77'), Recio, Iturra, Rico, Brahimi (Buonanotte 78'); El Arabi (Riki 73').
Barca Pesta Gol ke Gawang Granada Tanpa Messi
BolaSkor - Sabtu, 23 November 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 08 Oktober 2026
Lionel Messi Pensiun, Legenda Barcelona Berpesan: Nikmati Hidup, Saudaraku
Rabu, 07 Oktober 2026
Koleksi Total 25 Trofi, Legenda Barcelona Pensiun pada Usia 39 Tahun
Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Streaming Belanda vs Serbia: Peluang Oranje Naik ke Puncak Klasemen
Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Portugal vs Norwegia: Era Baru Tanpa Cristiano Ronaldo
Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Rabu, 30 September 2026
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Rabu, 30 September 2026
Argentina Tak Buru-buru Cari Suksesor Lionel Messi
Selasa, 29 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Republik Ceko vs Inggris: Tiga Poin di Depan Mata The Three Lions
Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Senin, 28 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Swedia vs Polandia: Rekor Buruk The Eagles
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026