Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan
BolaSkor.com - Bandung bjb Tandamata harus mengakui keunggulan Jakarta Popsivo Polwan dalam laga lanjutan putaran pertama babak reguler Proliga 2026.
Tim asuhan Risco Herlambang itu kalah dengan skor 1-3 (12-25, 26-24, 19-25, 18-25) dari Jakarta Popsivo Polwan, pada Minggu (11/1).
Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, mengatakan secara teknik permainan, tim asuhannya sejatinya bisa memberikan perlawanan kepada tuan rumah.
Risco mengatakan Bandung bjb Tandamata bermain baik seperti ketika mengalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0 di laga pembuka.
Baca Juga:
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Bandung bjb Tandamata Siap Tancap Gas di Proliga 2026, Andalkan Energi Muda dan Kekuatan Penuh
Ia berharap anak asuhnya bisa memetik pelajaran dari kekalahan melawan Jakarta Popsivo Polwan ini untuk bangkit di pertandingan selanjutnya.
"Sebenarnya saya yakin, ya optimis gitu. Tapi di pertandingan tadi kan ceritanya menjadi berbeda. Ini baru permulaan. Alhamdulillah kemarin kita menang lawan Livin dan sekarang harus mengakui keunggulan lawan, yaitu Popsivo," kata Risco Herlambang.
"Memang kalau melihat lawan tuan rumah, pastilah agak sedikit berat dari segi non teknisnya, tapi kalau soal teknik permainan, menurut saya, tidak jauh berbeda antara kami dengan Popsivo."
"Mudah-mudahan kita bisa memperbaikinya pada pertandingan-pertandingan berikutnya," ujarnya menambahkan.
Bandung bjb Tandamata Lengah di Set Pertama
Menurut Risco, kekalahan dari Jakarta Popsivo Polwan disebabkan Bandung bjb Tandamata lengah di set pertama. Set pertama jadi milik Jakarta Popsivo dengan skor telak 25-12.
Bandung bjb Tandamata sempat bangkit dengan memenangi set kedua (26-24), tetapi gagal mengambil momentum di dua set berikutnya yang dimenangkan Jakarta Popsivo Polwan.
"Permainan kita benar-benar gak jalan, terutama dari sideout, artinya dari permulaan nyerang, kita sudah gak jalan gitu kan. Saya akui, tadi Popsivo recieve-nya jalan, bertahannya juga jalan. Kalau kita gagal membunuh saat menyerang, pada akhirnya bisa dimanfaatkan oleh lawan karena bertahannya bagus dan membuat usaha kita gagal," beber mantan pelatih Timnas bolavoli putri Indonesia itu.
Gagal Antisipasi Serangan Pemain Asing Jakarta Popsivo Polwan
Menurut Risco salah satu kebingungan yang dialami anak-anak asuhnya adalah mengantisipasi serangan dari legiun asing Popsivo, De La cruz.
Situasi itu berlanjut di set keempat yang menjadi penentu kemenangan Popsivo dengan skor 3-1. Hal itu dipastikan setelah Bandung bjb Tandamata akhirnya tunduk dengan skor 18-25.
"Salah satu kebingungan para pemain diantaranya sulit mengantisipasi De La Cruz. Padahal sudah jelas dia mukulnya line terus dan kita gak bisa mengantisipasinya. Sebagai pelatih ini akan menjadi tugas saya membenahinya untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," ujar Risco.