Arsenal dan 5 Tim yang Tidak Terkalahkan Selama Fase Liga atau Grup di Liga Champions
BolaSkor.com - Arsenal menjadi tim pertama, pada format liga, di Liga Champions yang memiliki catatan tak terkalahkan melalui sapu bersih kemenangan.
The Gunners total mencetak 23 gol, kebobolan empat gol, dan delapan kali menang hingga menorehkan 24 poin dan berada di atas Bayern Munchen (21 poin) dan Liverpool (18 poin).
Musim lalu, Liverpool hampir melakukannya sebelum kalah melawan PSV Eindhoven di laga terakhir. Arsenal memiliki keseimbangan yang bagus pada fase bertahan juga ofensif.
Baca Juga:
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Arsenal di Liga Champions: Sapu Bersih Kemenangan, Mencetak 23 Gol
Karena Taktik Bola Mati Arsenal, PGMOL Didesak Lakukan Perubahan Aturan
Arsenal mengukir rekor pada format baru, tetapi pada edisi grup sebelumnya, ada tim selain Arsenal yang tak terkalahkan selama fase tersebut. Siapa saja?
1. Manchester City (2023/2024)
Usai memenangi treble winners, Manchester City berusaha mempertahankan gelar dan menjalani fase liga dengan baik, bahkan mencetak tiga gol di setiap enam laga grup.
Bahkan di laga sulit saat sempat tertinggal 0-2 kontra RB Leipzig di pekan lima, Man City dapat melakukan comeback.
Erling Haaland mencetak lima gol dan Julian Alvarez empat gol, tapi kekuatan Man City ada pada etos kerja serta kedalaman skuad - itu terjadi kala Kevin De Bruyne cedera.
Man City menang enam kali beruntun, tanpa pernah kalah dan imbang, menorehkan 18 gol dan kebobolan tujuh gol. Di musim yang sama, Real Madrid juga tak terkalahkan dan menyapu bersih kemenangan.
2. Bayern Munchen (2022/2023)
Tim dengan DNA Eropa selayaknya AC Milan, Real Madrid, Manchester United, dan Liverpool.
Bayern Munchen tiga kali pada tiga musim tak terkalahkan selama fase grup, teranyar pada musim 2022/2023 dengan enam kemenangan, mencetak 18 gol, dan kebobolan dua gol.
Bayern kala itu dilatih Julian Nagelsmann dan berada di grup maut dengan Barcelona, Inter Milan, dan Viktoria Plzen. Pada akhirnya, Bayern meraih 18 poin dan jadi tim pertama yang melakukannya tiga kali di tiga edisi berbeda.
3. Liverpool (2021/2022)
Bersama Ajax Amsterdam, Liverpool tak terkalahkan selama fase grup dengan catatan enam kemenangan, mencetak 17 gol, dan kebobolan enam gol.
Liverpool besutan Jurgen Klopp berada di grup yang berisikan AC Milan, Atletico Madrid, dan Porto.
4. Real Madrid (2014/2015)
Jauh sebelum 2023/2024, Real Madrid pernah melakukannya dua musim beruntun pada 2011/2012 dan 2014/2015 ketika dilatih oleh Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti.
Pada 2014, Madrid memiliki 10 trofi Liga Champions dan tampil bagus dalam upaya mempertahankan gelar pada grup yang berisikan Basel, Ludogorets, dan Liverpool.
Perjalanan mereka berakhir di semifinal ketika kalah oleh Juventus, dan rekor tak terkalahkan Madrid kandas pada 16 besar saat melawan Schalke.
5. Barcelona (2002/2003)
Mundur jauh pada 2002/2003, Barcelona memiliki rekor tersebut dengan enam kemenangan, mencetak 13 gol, dan kebobolan empat gol.
Barcelona kala itu dilatih Louis van Gaal dan memiliki pemain seperti Xavi Hernandez, Carlos Puyol, Javier Saviola, Thiago Motta, Frank de Boer, dan Patrick Kluivert.
Bahkan, Barcelona menang sembilan kali beruntun dari grup yang berisikan Galatasaray, Lokomotiv Moscow, dan Club Brugge. Barcelona disingkirkan Juventus di perempat final.