Dalam konferensi pers pertamanya sebagai manajer Juventus, manajer berusia 46 tahun mengaku kaget bukan kepalang ketika menerima telepon dari pihak Juventus namun merasa terhormat dan bangga bisa menjadi pelatih dari tim sebesar Juventus. "Meski terasa seperti petir di siang hari yang terik saat menerima telepon, namun bagi saya ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggan. Saya sangat sadar betapa pentingnya menjadi pelatih Juventus, sebuah klub yang kaya dengan tradisi, prestasi dan sejarah." ujar Allegri. "Saya akan mulai bekerja dengan klub dan seluruh tim pada esok hari. Saya akan mencoba memberikan kontribusi kepada klub untuk semakin berjaya. Scudetto keempat secara beruntun? Jelas tidak mudah. Tapi saya sangat termotivasi untuk mencapai hal itu." tambah Allegri. Penunjukkan Allegri sebagai manajer baru Juventus ternyata mengundang kritikan dan hujatan dari Juventini. Maklum, Allegri adalah pengangguran sejak bulan Januari silam setelah dipecat oleh AC Milan karena memberikan AC Milan mimpi buruk di paruh pertama Liga Italia musim ini berupa berada di papan bawah klasemen. Situasi ini pun dimengerti oleh Allegri. Apalagi, Conte adalah pelatih yang tergolong sukses di Juventus dengan mengantarkan tiga gelar scudetto secara beruntun ke Juventus Stadium di tiga musim pertama. Beralih dari Conte ke Allegri tentu menimbulkan ketakutan luar biasa di kalangan fans Juventus. "Saya mengerti tentang skeptisnya para pendukung. Namun hal ini normal karena Conte adalah pemain dan manajer dari Juventus. Saya akan memenangka hati para fans lewat hasil, kerja keras, respek dan profesionalisme." tandas Allegri seraya menyelesaikan keterangan pers ini. Sebelum dipecat oleh AC Milan pada bulan Januari 2014, Allegri sukses memebrikan gelar scudetto kepada Rossoneri di musim 2010-2011 silam yang merupakan musim pertama Allegri sebagai pelatih Milan setelah dua musim sukses menyulap Cagliari menjadi kuda hitam di Serie A.
Allegri: Sebuah Kehormatan Bisa Menjadi Pelatih Juventus
BolaSkor - Rabu, 16 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 25 Agustus 2026
Bintang AC Milan Diperebutkan Dua Klub Premier League, Galatasaray Masih Berminat
Selasa, 25 Agustus 2026
Aston Villa Terpincut Rekrut Rafael Leao dari AC Milan, Jorge Mendes Kembali Pegang Peran Kunci
Selasa, 25 Agustus 2026
Rencana AC Milan Mendepak Christopher Nkunku Berjalan Sukses
Senin, 24 Agustus 2026
Di Gregorio ke Bournemouth, Emil Audero Makin Dekat ke Juventus?
Senin, 24 Agustus 2026
Bukan Mancini, Ternyata Conte yang Diharapkan Jadi Pelatih Timnas Italia
Senin, 24 Agustus 2026
Kemenangan Saja Tidak Cukup untuk AC Milan
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Senin, 24 Agustus 2026
Klasemen Serie A Terbaru Usai AC Milan Menumbangkan Torino: Rossoneri Empat Besar
Senin, 24 Agustus 2026
Hasil Pertandingan Dini Hari Tadi: AC Milan Menang Tipis, Barcelona Pesta Gol
Minggu, 23 Agustus 2026
Tutup Rumor ke Arsenal, Kenan Yildiz Pemain Penting untuk Masa Kini dan Depan Juventus
PILIHAN EDITOR
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026
Profil Diego Moreira, Pemain Baru Rp1 Triliun Milik AC Milan
Senin, 17 Agustus 2026
Profil 3 Klub Promosi Premier League 2026/2027: Coventry City, Ipswich Town, dan Hull City
Senin, 17 Agustus 2026
10 Fakta Menarik yang Jarang Diketahui dari Bek Baru Inter Milan, Djed Spence: Taekwondo dan Religius
Senin, 17 Agustus 2026