10 Penjualan Termahal Sepanjang Masa Serie A pada Bursa Transfer Januari
BolaSkor.com - Popularitas Serie A jauh dari masa terbaiknya pada medio 1980 dan 1990an saat masih memiliki banyak pemain bintang, bersaing dengan Premier League.
Kendati demikian, Serie A saat ini juga tidak kalah dari segi menghasilkan pemain-pemain berbakat yang diminati liga-liga top Eropa.
Seperti pada bursa transfer musim panas 2025, Parma sukses menjual Giovanni Leoni ke Liverpool dan juga sebelumnya, Lecce menjual Patrick Dorgu ke Manchester United.
Baca Juga:
Hasil Serie A: Juventus Menang Telak di Markas Sassuolo
Jadwal Live Streaming Serie A Sassuolo vs Juventus, Tayang Rabu (07/01) Pukul 02.45 WIB
Inter Milan Jadi Pemuncak Klasemen Serie A, Buah Evolusi Duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram
Namun sampai saat ini, di bursa transfer Januari (musim dingin) 2026, belum ada penjualan dengan nilai yang tinggi.
Nama-nama lama masih tercatat sebagai penjualan termahal sepanjang masa dari klub-klub Serie A. Siapa saja?
1. Dusan Vlahovic (83,5 Juta Euro)

Dusan Vlahovic (X/FootActu_2)
Tiga tahun berlalu dan masih bertahan sebagai pembelian, juga penjualan termahal sepanjang masa yang terjadi di Serie A.
Juventus merekrut Dusan Vlahovic senilai 83,5 juta euro dan kini masih diandalkan sebagai ujung tombak andalan.
Vlahovic melalui fase naik turun dari sisi performa, tetapi ia baru berusia 25 tahun dan masih dapat berkembang pada usia prima pesepak bola di Eropa.
2. Khvicha Kvaratskhelia (70 Juta Euro)

Khvicha Kvaratskhelia (x/PSG_English)
Investasi sukses yang dilakukan Paris Saint-Germain (PSG) dari Napoli pada bursa transfer musim dingin 2025.
Berusia 24 tahun, Khvicha Kvaratskhelia sudah berkontribusi memberikan quadruple trofi untuk PSG-nya Luis Enrique.
Bermain sebagai winger kiri, pemain timnas Georgia memiliki kecepatan yang dibarengi etos kerja bagus saat fase bertahan.
3. Dejan Kulusevski (39 Juta Euro)
Manchester City 3-3 Tottenham Hotspur (Getty Images)
Ceritanya tidak berjalan baik dengan Juventus yang sudah bersabar selama tiga tahun, sempat dipinjamkan ke Parma dan Tottenham Hotspur.
Klub yang disebut terakhir pada akhirnya membeli Dejan Kulusevski senilai 39 juta euro - penurunan angka yang besar dibanding urutan satu dan dua.
Masih berusia 25 tahun, Kulusevski tak tampil konsisten karena sering diganggu cedera dan ia dapat bermain sebagai penyerang sayap, juga gelandang serang.
4. Krzysztof Piatek (35 Juta Euro)
Pemain yang namanya kian lama tenggelam setelah sempat menjadi buah bibir di Italia kala memperkuat Genoa.
AC Milan sampai tertarik dan merekrutnya pada 2019 dari Genoa sebesar 35 juta euro.
Krzysztof Piatek hanya bertahan selama semusim, pindah ke Hertha Berlin, sempat dipinjamkan ke Fiorentina dan Salernitana, dan kini memperkuat Al-Duhail.
5. Juan Cuadrado (31 Juta Euro)

Juan Cuadrado (Getty Images)
Pada masa primanya, Juan Cuadrado disukai pelatih karena pemain serba bisa yang dapat bermain sebagai full-back, bek sayap, dan penyerang sayap kanan.
Cuadrado, kini berumur 37 tahun, memiliki kualitas teknik dalam mendribel bola dan lincah dalam melewati lawan.
Fiorentina menjualnya pada 2015 ke Chelsea sebesar 31 juta euro, sebelum kembali ke Italia memperkuat Juventus, Inter Milan, Atalanta, dan kini di Pisa.
6. Patrick Dorgu (Lecce > Manchester United - 30 Juta Euro)
7. Nicolo Rovella (Genoa > Juventus - 26 Juta Euro)
8. Radu Dragusin (Genoa > Tottenham Hotspur - 25 Juta Euro)
9. Eljif Elmas (Napoli > RB Leipzig - 24 Juta Euro)
10. Krzysztof Piatek (Milan > Hertha Berlin - 24 Juta Euro)